kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Harga CPO naik, mengekor penguatan harga kedelai dan minyak


Senin, 28 Februari 2011 / 14:07 WIB
ILUSTRASI. Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Agung Firman Sampurna.


Sumber: Bloomberg | Editor: Rizki Caturini

MELBOURNE. Harga minyak sawit atau crude palm oil (CPO) terus menguat dalam dua hari ini, mengikuti kenaikan harga minyak mentah dan kedelai.

Harga CPO sempat menanjak ke harga tertingginya dalam enam bulan ke depan pada 25 Februari 2011 akibat spekulasi meningkatnya permintaan ekspor dari AS karena pasokan global menipis.

Untuk kontrak pengiriman Mei 2011 harga CPO naik 2,2% menjadi 3.591 ringgit atau US$ 1.176 per metrik ton di Malaysia Derivatives Exchange. Pada pukul 11:43 waktu setempat harga CPO berada di harga 3.560 ringgit per ton. Harga kontrak CPO telah turun 4,6% minggu lalu.

"Harga kedelai di bursa komoditi AS melonjak Jumat lalu, dan menyebabkan harga minyak sawit ikut terkerek naik. Kombinasi lonjakan harga jagung, minyak mentah dan ekuitas menjadi katalis para spekulan untuk kembali masuk pasar," kata Chung Yang analis Phillip Futures Pte.



Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×