kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Bursa Asia Melemah Pada Kamis (9/1) Pagi, Investor Cermati Data Ekonomi China


Kamis, 09 Januari 2025 / 08:28 WIB
Bursa Asia Melemah Pada Kamis (9/1) Pagi, Investor Cermati Data Ekonomi China
ILUSTRASI. Bursa Asia turun pagi ini, investor kemungkinan akan mencermati data inflasi China yang akan dirilis Kamis hari ini. Matrix Images/Lee Sang-hoon 


Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Mayoritas bursa Asia melemah pada perdagangan Kamis (9/1) pagi. Mengutip Bloomberg, pukul 08.18 WIB, indeks Nikkei 225 turun 225,77 poin atau 0,56% ke 39.755,33, Hang Seng turun 25,46 poin atau 0,13% ke 19.254,38.

Taiex turun 15,80 poin atau 0,09% ke 23.389,22, Kospi naik 3,53 poin atau 0,10% ke 2.523,68, ASX 200 turun 33,54 poin atau 0,40% ke 8.315,60, Straits Times turun 17,42 poin atau 0,46% ke 3.870,29 dan FTSE Malaysia naik 1,72 poin atau 0,11% ke 1.616,,85.

Bursa Asia turun pagi ini, investor kemungkinan akan mencermati data inflasi China yang akan dirilis Kamis hari ini. 

Baca Juga: Bursa Asia Mixed, Mayoritas Indeks Melemah Sejalan dengan Penurunan Wall Street

"Pasar dan kebijakan China sudah mencapai titik terendah," kata Vincent Chui, kepala wealth management Asia Pasifik Morgan Stanley.

Selain itu, investor juga akan mencermati laporan ketenagakerjaan AS yang akan dirilis Jumat pekan ini, yang akan memberikan gambaran jelas tentang prospek kebijakan moneter Federal Reserve.

Namun, Vincent menambahkan, mengingat data tarik saham AS terus berlanjut, China kemungkinan memerlukan waktu lebih lama untuk menarik investor global.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×