Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Asia ambles pada perdagangan pagi hari ini. Senin (9/3/2026) pukul 08.20 WIB, indeks Nikkei 225 melemah 6,63% ke 51.934,22. Sejalan, indeks Hang Seng dibuka melemah 2,65% ke 25.075,74.
Sementara itu, indeks Taiex terlihat melemah 5,98% menjadi 31.589,48 dan indeks Kospi anjlok 7,48% ke 5.167,05. Sementara itu, indeks ASX 200 turun 3,96% ke 8.501,2.
Di sisi lain, FTSE Straits Times melemah 2,03% ke 4.749,87 dan FTSE Malay KLCI melemah 0,98% ke 1.701,27.
Bursa Asia kembali dibuka melemah tajam dengan ndeks Nikkei 225 Jepang dan Kospi Korea Selatan anjlok lebih dari 6% pada perdagangan awal hari ini (9/3/2026), memimpin aksi jual di kawasan regional yang lebih luas karena harga minyak menembus US$ 100 per barel untuk pertama kalinya sejak 2022.
Pada sesi ini, saham Softbank Group Corp termasuk di antara saham yang turun paling dalam di indeks tersebut, setelah ambles hampir 10%. Sementara, saham-saham terkait chip seperti Advantes dan Lasertec masing-masing juga turun lebih dari 10% dan 9%.
Baca Juga: Cermati Rekomendasi Saham Big Caps di Tengah Banjir Net Sell Asing
Kospi Korea Selatan turun 6,5%, memicu penghentian sementara perdagangan untuk kontrak berjangka Kospi 200. Penghentian sementara perdagangan diaktifkan pekan lalu ketika indeks acuan tersebut anjlok lebih dari 12% pada hari Rabu untuk mencatat penurunan satu hari terburuknya.
Saham perusahaan raksasa Samsung Electronics anjlok 8,4%, sementara saham perusahaan chip SK Hynix mengalami kerugian yang lebih besar, yaitu 9,2%.
Pada sesi ini, harga minyak berjangka jenis Brent melonjak 16,1% menjadi US$ 107,61 per barel. Sementara, harga minyak mentah West Texas Intermediate AS berjangka melonjak hampir 17,7% menjadi US$ 107,02 per barel.
Lonjakan ini terjadi setelah produsen minyak utama Timur Tengah, termasuk Kuwait, Iran, dan Uni Emirat Arab, memangkas produksi minyak menyusul penutupan Selat Hormuz.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













