Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus tertekan di zona merah pada perdagangan siang ini, pada perdagangan akhir pekan ini.
Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI, IHSG anjlok 3,06% ke level 7.152,85 pada perdagangan sesi I siang ini, Jumat (24/4/2026).
Seluruh sektor di BEI tertekan di zona merah dipimpin sektor infrastruktur ambruk 4,09%, energi 3,60%, perindustrian 2,98%, barang consumer non primer 2,90%, properti dan real estate 2,81%, transportasi 2,78%.
Baca Juga: IHSG Melemah ke 7.544 di Sesi Pertama (22/4), Top Losers LQ45: DSSA, BREN, JPFA
Kemudian sektor barang baku juga turun 2,73%, disusul keuangan 2,51%, barang consumer primer 2,40%, Kesehatan 2,12% dan teknologi 1,69%.
Total volume perdagangan di BEI mencapai 28,63 miliar dengan nilai transaksi Rp 13,24 triliun.
Sebanyak 642 saham turun jadi pemberat IHSG, sementara itu ada 90 saham yang menguat dan 82 saham yang stagnan.
Top losers di LQ45 adalah:
1. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) 9,78% ke Rp 2.030 per saham
2. PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) 7,38% ke Rp 1.380 per saham
3. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) 6,79% ke Rp 4.870 per saham
Baca Juga: IHSG Dibuka Terkoreksi ke 7.524, Top Losers LQ45: DSSA, BREN dan BBRI, Selasa (21/4)
Top gainers di LQ45 adalah:
1. PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) 1,08% ke Rp 1.865 per saham
3. PT Vale Indonesia Tbk (INCO) 0,75% ke Rp 6.750 per saham
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













