kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Bursa AS menghijau setelah Facebook beli WhatsApp


Jumat, 21 Februari 2014 / 06:03 WIB
Bursa AS menghijau setelah Facebook beli WhatsApp
ILUSTRASI. Jamur Suwir Pedas merupakan masakan berbahan utama jamur tiram dan dada ayam fillet yang disuwir-suwir (Dok/Bango)


Sumber: Bloomberg | Editor: Asnil Amri

NEW YORK. Bursa saham Amerika Serikat (AS) menguat setelah adanya kenaikan pertumbuhan industri manufaktur di AS.

Selain itu, keputusan Facebook membeli WhatsApp senilai US$ 19 miliar juga ikut memangkas kekhawatiran prospek ekonomi global yang membantu penguatan indeks acuan AS.

Indeks Standard & Poor 500 menguat 0,6% menjadi 1.839,78 di New York, Kamis (20/2). Indeks MSCI EM Index Eropa turun 0,4% di tengah adanya bentrokan di Ukraina. Indeks manufaktur AS bulan Februari diproyeksikan naik.

"Mungkin ada beberapa fluktuasi di pasar, dan saya pikir mereka akan tetap kembali ke saham ," kata John Carey, manajer dana di Pioneer Investment Management Inc di Boston.

The S & P 500 sudah turun 5,8% dari posisi rekornya yang tercipta 15 Januari lalu karena kekhawatiran investor atas Fed.

Sementara itu, saham Facebook , jaringan sosial terbesar dunia naik 2,3% hari ini. Kenaikan kinerja saham Facebook terjadi setelah adanya keputusannya untuk melakukan akuisisi WhatsApp tahun ini.

Saham yang turun di AS adalah, Wal-Mart Stores Inc yang turun 1,8% setelah memperkirakan laba per saham dikuartal pertama ada di bawah proyeksi analis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×