kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Bursa AS menghijau setelah Facebook beli WhatsApp


Jumat, 21 Februari 2014 / 06:03 WIB
Bursa AS menghijau setelah Facebook beli WhatsApp
ILUSTRASI. Jamur Suwir Pedas merupakan masakan berbahan utama jamur tiram dan dada ayam fillet yang disuwir-suwir (Dok/Bango)


Sumber: Bloomberg | Editor: Asnil Amri

NEW YORK. Bursa saham Amerika Serikat (AS) menguat setelah adanya kenaikan pertumbuhan industri manufaktur di AS.

Selain itu, keputusan Facebook membeli WhatsApp senilai US$ 19 miliar juga ikut memangkas kekhawatiran prospek ekonomi global yang membantu penguatan indeks acuan AS.

Indeks Standard & Poor 500 menguat 0,6% menjadi 1.839,78 di New York, Kamis (20/2). Indeks MSCI EM Index Eropa turun 0,4% di tengah adanya bentrokan di Ukraina. Indeks manufaktur AS bulan Februari diproyeksikan naik.

"Mungkin ada beberapa fluktuasi di pasar, dan saya pikir mereka akan tetap kembali ke saham ," kata John Carey, manajer dana di Pioneer Investment Management Inc di Boston.

The S & P 500 sudah turun 5,8% dari posisi rekornya yang tercipta 15 Januari lalu karena kekhawatiran investor atas Fed.

Sementara itu, saham Facebook , jaringan sosial terbesar dunia naik 2,3% hari ini. Kenaikan kinerja saham Facebook terjadi setelah adanya keputusannya untuk melakukan akuisisi WhatsApp tahun ini.

Saham yang turun di AS adalah, Wal-Mart Stores Inc yang turun 1,8% setelah memperkirakan laba per saham dikuartal pertama ada di bawah proyeksi analis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×