kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.709.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

BUMI Bakal Akuisisi Loyal Metals Asal Australia, Cermati Rekomendasi Analis


Senin, 27 April 2026 / 19:49 WIB
BUMI Bakal Akuisisi Loyal Metals Asal Australia, Cermati Rekomendasi Analis
ILUSTRASI. PT Bumi Resources Tbk (Dok/BUMI)


Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Noverius Laoli

Wolfram juga ditargetkan beroperasi Juni 2026, serta Jubilee menyusul produksi mulai di kuartal IV 2026. Jika dua proyek tersebut berjalan sesuai rencana, ada tambahan pendapatan baru di semester II 2026.

“Risiko kinerja berasal dari bisnis batubara termal yang berkontribusi 90% bisnis BUMI yang harganya sedang normalisasi, serta beban utang masih besar,” paparnya.

Wafi pun merekomendasikan trading buy untuk BUMI dengan target harga Rp 330 per saham.

Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta menambahkan, aksi tersebut dalam jangka pendek akan memberatkan kas BUMI. 

“Pengembangan itu (tambang non-batubara) bisa jadi sentimen negatif, sehingga harus dieksekusikan secara tepat,” ujarnya kepada Kontan, Senin.

Baca Juga: TPIA Resmi Akuisisi SPBU Esso di Singapura, Cermati Rekomendasi Analis

Tantangan arus kas itu bisa saja diatasi dengan aksi penambahan modal oleh BUMI, seperti rights issue dan private placement.

Emiten Grup Bakrie lainnya juga belakangan ini tengah rajin melakukan aksi korporasi penambahan modal, baik rights issue dan private placement. 

Per akhir April 2026, ada tiga entitas Grup Bakrie yang menjadwalkan rights issue, yaitu PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR), PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR), dan PT Graha Andrasentra Propertindo Tbk (JGLE). Sementara, PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) tengah menjadwalkan private placement.

Untuk kinerja secara keseluruhan, kinerja BUMI akan berpengaruh pada volatilitas harga batubara. “Sentimen positifnya dari konsumsi yang masih bisa meningkat dalam 3-5 tahun ke depan kisaran 15%,” ungkapnya.

Nafan pun merekomendasikan accumulative buy untuk BUMI dengan target harga Rp 336 per saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×