kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   -9.000   -0,34%
  • USD/IDR 18.107   72,00   0,40%
  • IDX 6.183   -2,63   -0,04%
  • KOMPAS100 808   1,43   0,18%
  • LQ45 614   1,74   0,28%
  • ISSI 214   -0,13   -0,06%
  • IDX30 346   0,71   0,21%
  • IDXHIDIV20 428   0,49   0,12%
  • IDX80 92   0,28   0,30%
  • IDXV30 117   0,42   0,36%
  • IDXQ30 111   0,29   0,26%

Deretan Investor Asing Borong Saham GOTO Jelang Lapkeu Semester I-2026


Selasa, 28 Juli 2026 / 11:37 WIB
Deretan Investor Asing Borong Saham GOTO Jelang Lapkeu Semester I-2026
ILUSTRASI. saham goto (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Tim KONTAN | Editor: Indah Sulistyorini

KONTAN.CO.ID - Jakarta - Minat investor asing terhadap saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) mulai kembali terlihat menjelang rilis laporan keuangan kuartal II dan semester I 2026 pada Rabu besok 29 Juli 2026.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), sepanjang periode 20–24 Juli 2026, investor asing tercatat melakukan pembelian bersih (net buy) saham GOTO senilai Rp13,2 miliar.

Aksi akumulasi tersebut terjadi di tengah pergerakan harga saham GOTO yang masih tertahan di level Rp50 per saham akibat sentimen kebijakan komisi ojek online (ojol) 8%.

Harga saham GOTO telah bertahan di kisaran tersebut selama hampir dua bulan terakhir, namun tetap menjadi sasaran akumulasi investor menjelang publikasi kinerja keuangan.

Berdasarkan data Bloomberg, Schroders PLC menjadi salah satu investor institusi asing yang tercatat menambah kepemilikan saham GOTO sepanjang pekan lalu. Di belakangnya terdapat Manulife Financial Group serta Mouvement des caisses Desjardins yang juga masuk dalam daftar pembeli saham perseroan.

Selain ketiga nama tersebut, sejumlah institusi global lainnya juga terpantau melakukan akumulasi saham GOTO. Mereka antara lain BlackRock, Blackstone, Northern Trust Corp, hingga Aberdeen Group PLC.

Masuknya sejumlah investor institusi global tersebut menunjukkan bahwa saham GOTO masih masuk dalam radar pelaku pasar internasional meski harga sahamnya belum bergerak signifikan. Akumulasi juga terjadi menjelang penyampaian laporan keuangan kuartal II yang dijadwalkan pada Rabu, 29 Juli 2026.

Selain investor asing, optimisme terhadap saham GOTO juga masih tercermin dari pandangan para analis. Berdasarkan konsensus Bloomberg, dari 31 analis yang memantau saham GOTO, sebanyak 24 analis memberikan rekomendasi beli (buy), sementara tujuh analis memberikan rekomendasi tahan (hold).

Konsensus tersebut juga menunjukkan rata-rata target harga saham GOTO berada di level Rp80 per saham. Target tersebut mengindikasikan masih adanya potensi kenaikan dibandingkan posisi harga saham saat ini.

Rekomendasi positif terbaru datang dari Ariyanto Jahja dari Macquarie yang kembali memberikan rekomendasi buy untuk saham GOTO dengan target harga Rp72 per saham. Penilaian tersebut menambah daftar lembaga riset yang masih mempertahankan pandangan konstruktif terhadap prospek GOTO.

Dalam waktu dekat, paparan manajemen diperkirakan akan menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi sentimen pasar dalam jangka pendek.

Sebagai informasi, pada kuartal I 2026, GOTO mampu mencetak pertumbuhan pendapatan sebesar 26% year-on-year menjadi Rp5,3 triliun dan untuk pertama kalinya dalam sejarah berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp171 miliar. “

“Kami berada dalam posisi yang baik untuk menghadapi situasi global saat ini, dan percaya bahwa GoTo dapat tetap memberikan layanan terbaik kepada jutaan masyarakat Indonesia,” kata Dirut GoTo, Hans Patuwo, dalam siaran pers 28 April lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×