Reporter: Adi Wikanto | Editor: Adi Wikanto
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Komisaris Utama PT Bersama Mencapai Puncak Tbk (BAIK), Yeni Isnawati, menambah kepemilikan sahamnya di perseroan. Pembelian saham ini langsung memberikan potensi keuntungan di atas 16%
Berdasarkan laporan kepemilikan saham yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Yeni membeli 5 juta saham BAIK pada 19 Agustus 2026.
Transaksi tersebut dilakukan pada harga Rp 284 per saham, sehingga nilai pembelian mencapai Rp 1,42 miliar.
Setelah transaksi, kepemilikan saham Yeni meningkat signifikan.
Sebelum pembelian, Yeni memiliki 3,42 juta saham perusahaan pengelola restoran, setara dengan 0,29% hak suara. Setelah transaksi, kepemilikannya bertambah menjadi 8,42 juta saham atau setara 0,75% hak suara.
Dengan demikian, Yeni menambah kepemilikannya sebanyak 5 juta saham dalam satu transaksi.
Baca Juga: Harga Melemah 11%, Komisaris MEDS Lepas Lagi Puluhan Juta Saham Perusahaan
Saham BAIK masih tertekan
Pembelian saham oleh Komisaris Utama BAIK tersebut terjadi ketika harga saham perseroan masih berada dalam tekanan.
Pada perdagangan Rabu (19/8/2026), saham BAIK ditutup di level Rp 340 per saham.
Harga tersebut naik Rp 8 atau 2,41% dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.
Namun, dalam sebulan terakhir, saham BAIK telah mengalami koreksi sebesar 51,77%.
Menariknya, harga pembelian yang dilakukan Yeni sebesar Rp 284 per saham berada sekitar 16,47% di bawah harga penutupan BAIK pada 19 Agustus 2026. Dengan demikian, potensi keuntungan yang bisa diperoleh Yeni dari pembelian 5 juta saham itu mencapai Rp 280 juta.
Aksi pembelian saham oleh jajaran manajemen tersebut menjadi salah satu informasi yang perlu diperhatikan investor, terutama untuk melihat keyakinan manajemen terhadap prospek perseroan.
Meski demikian, pembelian saham oleh komisaris tidak serta-merta menjadi jaminan bahwa harga saham akan segera berbalik naik. Investor tetap perlu mencermati kinerja keuangan, prospek bisnis, serta perkembangan fundamental BAIK.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














