kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 17.911   -17,00   -0,09%
  • IDX 6.193   74,07   1,21%
  • KOMPAS100 796   7,84   0,99%
  • LQ45 608   4,93   0,82%
  • ISSI 217   4,59   2,15%
  • IDX30 337   1,37   0,41%
  • IDXHIDIV20 431   1,76   0,41%
  • IDX80 91   0,94   1,05%
  • IDXV30 118   1,35   1,16%
  • IDXQ30 110   0,20   0,18%

IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, Cermati Level 6.240 pada Rabu (7/10)


Rabu, 07 Oktober 2026 / 05:30 WIB
IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, Cermati Level 6.240 pada Rabu (7/10)
ILUSTRASI. Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi kembali menguat pada perdagangan Rabu (7/10/2026).  (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Penulis: Muhammad Alief Andri | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi kembali menguat pada perdagangan Rabu (7/10/2026). Secara teknikal, peluang tersebut terbuka setelah indeks berhasil mempertahankan momentum rebound dan menembus level resistance penting pada perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Selasa (6/10/2026), IHSG menguat 1,21% ke level 6.192,93. Penguatan tersebut memperpanjang tren positif selama tiga hari perdagangan berturut-turut setelah sebelumnya indeks menguji area psikologis 6.000.

Analis Teknikal BRI Danareksa Sekuritas Reza Diofanda mengatakan, rebound IHSG semakin terkonfirmasi setelah indeks mampu bertahan di atas support 6.017 dan menembus resistance 6.140. Support merupakan level yang berpotensi menjadi penahan pelemahan indeks, sedangkan resistance merupakan level yang berpotensi menjadi penghambat kenaikan.

“Jika mampu mempertahankan 6.140, IHSG berpeluang melanjutkan technical rebound menuju 6.240. Sebaliknya, pelemahan kembali di bawah 6.140 berpotensi membawa indeks masuk fase konsolidasi,” kata Reza kepada Kontan, Selasa (6/10/2026).

Baca Juga: IHSG Melesat 1,21% ke 6.192, Cermati Saham Net Buy Terbesar Asing, Selasa (6/10)

Menurut Reza, penguatan IHSG pada perdagangan Selasa juga berlangsung cukup merata dengan 489 saham mencatat kenaikan. Tiga sektor yang menjadi penggerak utama yakni transportasi yang menguat 3,16%, teknologi 3,09%, dan energi 2,67%.

Meski demikian, arus dana investor asing masih mencatat net sell sekitar Rp 597 miliar. Kondisi tersebut menunjukkan investor asing masih melakukan penjualan bersih sehingga penguatan IHSG perlu dikonfirmasi oleh perbaikan aliran dana asing.

Dari sisi sentimen, perhatian investor pada perdagangan Rabu akan tertuju pada rilis FOMC Minutes dari rapat The Federal Reserve pada 15-16 September. FOMC Minutes merupakan notulen rapat The Fed yang dapat memberikan gambaran mengenai pandangan para anggota bank sentral Amerika Serikat terhadap arah kebijakan suku bunga.

Baca Juga: Energi Mega Persada (ENRG) Gelontorkan Investasi US$ 200 Juta di HighPeak Energy

Reza mengatakan, investor akan mencermati pandangan anggota The Fed terkait arah suku bunga setelah federal funds rate atau FFR berada di kisaran 3,75%-4,00%.

Data tenaga kerja Amerika Serikat yang lebih lemah sebelumnya telah meningkatkan ekspektasi terhadap kebijakan moneter yang lebih akomodatif. Namun, yield US Treasury atau UST tenor 10 tahun masih berada di sekitar 5,3%, sehingga aset pasar negara berkembang masih menghadapi risiko dari tingginya biaya pendanaan global.

Secara teknikal, momentum penguatan IHSG masih perlu dijaga karena indikator MACD belum sepenuhnya menunjukkan pembalikan ke tren bullish.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×