kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 17.928   0,00   0,00%
  • IDX 6.196   77,23   1,26%
  • KOMPAS100 798   9,28   1,18%
  • LQ45 610   7,06   1,17%
  • ISSI 217   3,68   1,73%
  • IDX30 340   3,89   1,16%
  • IDXHIDIV20 435   5,17   1,20%
  • IDX80 91   1,10   1,22%
  • IDXV30 118   1,80   1,55%
  • IDXQ30 111   1,02   0,93%

AUTO Tebar Dividen Interim Rp349 Miliar, Cek Profil Emiten hingga Kinerja Terkini


Selasa, 06 Oktober 2026 / 11:52 WIB
AUTO Tebar Dividen Interim Rp349 Miliar, Cek Profil Emiten hingga Kinerja Terkini
ILUSTRASI. Astra Otoparts (AUTO) Perkuat Bisnis Komponen dan Aftermarket (Dok/PT Astra Otoparts Tbk (AUTO))


Penulis: Bimo Adi Kresnomurti | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) menjadi salah satu emiten Bursa Efek Indonesia (BEI) yang bersiap membagikan dividen interim kepada pemegang saham. Emiten yang bergerak di sektor komponen otomotif tersebut akan membagikan dividen interim tahun buku 2026 sebesar Rp72,52 per saham, dengan total nilai mencapai sekitar Rp349,55 miliar.

Keputusan pembagian dividen interim tersebut ditetapkan Direksi AUTO pada 2 Oktober 2026 dan telah memperoleh persetujuan Dewan Komisaris.

Pembagian dividen dilakukan dengan menggunakan kinerja keuangan perseroan hingga 30 Juni 2026 sebagai salah satu dasar.

Bagi investor yang ingin mendapatkan dividen interim AUTO, salah satu tanggal penting yang perlu diperhatikan adalah cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 13 Oktober 2026. Pembayaran dividen dijadwalkan berlangsung pada 26 Oktober 2026.

Mengutip data IPOT, saham AUTO melemah ke level Rp3.410/saham atau turun 1,16% (−40,00 poin) pada awal perdagangan sesi 1 Selasa (6/10).

Lalu, seperti apa profil emiten ini? Cek informasi mengenai saham AUTO dan kinerjanya jelang pembagian dividen interim.

Baca Juga: Ada GAMA hingga PTPP, Cek Daftar Saham yang Disuspensi BEI pada 5 Oktober 2026

Profil Saham AUTO

PT Astra Otoparts Tbk merupakan perusahaan komponen otomotif yang menjadi bagian dari Grup Astra. Saham perseroan diperdagangkan di BEI dengan kode AUTO.

Bisnis Astra Otoparts mencakup kegiatan manufaktur dan perdagangan komponen otomotif. Perseroan melayani pasar kendaraan roda dua dan roda empat, baik melalui pelanggan Original Equipment Manufacturer (OEM) maupun pasar suku cadang pengganti atau aftermarket.

Dalam pengembangan bisnisnya, AUTO juga mulai memperluas portofolio ke komponen kendaraan listrik, peralatan pengisian daya, serta sejumlah sektor nonotomotif.

Lini Bisnis Astra Otoparts

Secara umum, bisnis AUTO terbagi dalam dua segmen utama, yakni manufaktur dan perdagangan.

1. Manufaktur

Segmen manufaktur memproduksi berbagai komponen otomotif untuk memenuhi kebutuhan produsen kendaraan atau OEM.

Pada semester I 2026, pendapatan dari segmen manufaktur mencapai sekitar Rp5,6 triliun, meningkat 11,6% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp5 triliun.

Kenaikan tersebut didukung peningkatan permintaan komponen dari pelanggan OEM kendaraan roda dua dan roda empat. Astra Otoparts juga terus memperluas kerja sama dengan produsen otomotif serta mengembangkan komponen untuk kendaraan listrik atau xEV.

Selain komponen otomotif, perseroan melakukan diversifikasi ke sektor nonotomotif, termasuk perangkat kesehatan.

Baca Juga: Cek Saham dalam Radar UMA BEI per 1 Oktober 2026: Ada UVCR hingga AIMS

2. Perdagangan

Segmen perdagangan mencakup distribusi dan penjualan komponen serta suku cadang kendaraan untuk pasar aftermarket.

Pada semester I 2026, segmen ini mencatat pendapatan sekitar Rp5,3 triliun, tumbuh 15,1% secara tahunan dari Rp4,6 triliun.

Pertumbuhan tersebut ditopang permintaan aftermarket domestik, perluasan jaringan distribusi dan ritel, serta kontribusi ekspor. Hingga semester I 2026, Astra Otoparts memiliki 49 main dealer, 27 kantor penjualan, lebih dari 15.000 toko suku cadang, dan 667 gerai ritel modern.

Perseroan juga mengembangkan platform digital astraotoshop.com dengan konsep online-to-offline yang menghubungkan pembelian produk secara daring dengan layanan pemasangan melalui jaringan ritel.

3. Bisnis Kendaraan Listrik

Astra Otoparts turut mengembangkan bisnis yang berkaitan dengan ekosistem kendaraan listrik.

Perseroan mengembangkan berbagai komponen kendaraan listrik dan memproduksi perangkat pengisian daya dengan merek ALTRO. Selain itu, jaringan Astra Otopower juga dikembangkan sebagai infrastruktur pengisian kendaraan listrik.

Hingga semester I 2026, Astra Otoparts mengoperasikan 70 unit Astra Otopower di 60 lokasi strategis di Indonesia.

Baca Juga: Daftar 5 Saham Short Selling dan Panduan Mekanisme Perdagangan Berlaku 1 Oktober 2026

Kinerja Terbaru AUTO

Melansir data BEI, berikut ini kinerja Astra Otoparts hingga semester I 2026 menunjukkan pertumbuhan pada pendapatan dan laba bersih.

Kinerja Semester I 2025 Semester I 2026 Perubahan
Pendapatan bersih Rp9,6 triliun Rp10,9 triliun +13,2%
Laba bersih Rp939 miliar Rp1,2 triliun +22,6%
Pendapatan manufaktur Rp5,0 triliun Rp5,6 triliun +11,6%
Pendapatan perdagangan Rp4,6 triliun Rp5,3 triliun +15,1%

Perseroan mencatat laba bersih konsolidasian sekitar Rp1,2 triliun pada semester I 2026, naik 22,6% dibandingkan Rp939 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Pendapatan konsolidasian juga meningkat 13,2% menjadi Rp10,9 triliun.

Dari sisi neraca, total aset perseroan mencapai sekitar Rp23,9 triliun, sedangkan total ekuitas berada di kisaran Rp17,2 triliun pada akhir semester I 2026.

Baca Juga: Ada MPXL hingga HAJJ, Cek 5 Saham yang Masuk Radar UMA BEI 29-30 September 2026

AUTO Segera Bagikan Dividen Interim

AUTO akan membagikan dividen interim sebesar Rp72,52 per saham. Dengan jumlah saham beredar sekitar 4,82 miliar saham, total dividen yang disiapkan mencapai sekitar Rp349,55 miliar.

Berikut jadwal lengkap pembagian dividen interim AUTO:

Agenda Tanggal
Cum dividen pasar reguler dan negosiasi 13 Oktober 2026
Ex dividen pasar reguler dan negosiasi 14 Oktober 2026
Cum dividen pasar tunai 15 Oktober 2026
Recording date 15 Oktober 2026
Ex dividen pasar tunai 16 Oktober 2026
Pembayaran dividen 26 Oktober 2026

Pemegang saham yang berhak memperoleh dividen merupakan investor yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham AUTO pada 15 Oktober 2026 pukul 16.00 WIB.

Pembagian dividen interim 2026 ini juga melanjutkan kebijakan AUTO dalam membagikan dividen di tengah kinerja perusahaan yang meningkat. Pada tahun buku 2025, perseroan membagikan total dividen Rp229 per saham, yang terdiri dari dividen interim Rp59 per saham dan dividen final Rp170 per saham.

Baca Juga: BEI Soroti 5 Saham Lewat UMA 28 September 2026, Ada MSIN hingga FUJI

Manajemen AUTO Terbaru

RUPST 2026 melakukan perubahan susunan pengurus Astra Otoparts, dengan struktur sebagai berikut:

1. Dewan Komisaris

Nama Jabatan
Thomas Junaidi Alim Wijaya Presiden Komisaris
Agus Tjahajana Wirakusumah Komisaris Independen
Bambang Widjanarko E.S. Komisaris Independen
Djangkep Budhi Santoso Komisaris Independen
Sudirman Maman Rusdi Komisaris
Gunawan Geniusahardja Komisaris
Gidion Hasan Komisaris

2. Direksi

Nama Jabatan
Yusak Kristian Solaeman Presiden Direktur
Tujuh Martogi Siahaan Direktur
Ronny Kusgianta Direktur
Sophie Handili Direktur
Abun Gunawan Direktur
Prihatanto Agung Lesmono Direktur
Andi Gunanto Direktur

Susunan tersebut tercantum dalam laman resmi Astra Otoparts dan berlaku setelah RUPST 2026.

Tonton: 1.000 Dapur MBG Dibuka Minggu Ini! BGN Peringatkan Calo, Jangan Sampai Tertipu

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×