kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Besok Jumat (22/1), rupiah masih akan menguat


Kamis, 21 Januari 2016 / 21:00 WIB
Besok Jumat (22/1), rupiah masih akan menguat


Reporter: Wuwun Nafsiah | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Nilai tukar rupiah diprediksi menguat hingga akhir pekan meski sepi sentimen dalam negeri. Di pasar spot, Kamis (21/1) rupiah ditutup menguat 0,41% ke level Rp 13.906 per dollar AS dari sehari sebelumnya.

Sementara kurs tengah Bank Indonesia (BI) memperlihatkan nilai tukar rupiah di hadapan dollar AS turun tipis 0,002% ke level Rp 13.899 per dollar AS.

Ekonom PT Bank Central Asia Tbk, David Sumual mengatakan, angka deflasi AS bulan Desember menjadi pendorong nilai tukar rupiah. Secara tahunan, inflasi AS bulan Desember sebesar 0,7% juga berada di bawah proyeksi yakni 0,8%.

Di samping itu, data perumahan AS juga lemah dengan housing start turun menjadi 1,15 juta dari sebelumnya 1,18 juta. “Data AS semakin mengurangi potensi The Fed untuk menaikkan suku bunga di kuartal pertama tahun ini,” paparnya.

Sementara dari dalam negeri, rupiah masih menunggu sejumlah data ekonomi yang biasanya dirilis awal bulan. Di samping itu, pergerakan rupiah juga menantikan paket kebijakan ekonomi pemerintah jilid IX. Sebelum itu, rupiah masih akan didominasi oleh sentimen eksternal.

Jika data klaim pengangguran AS Kamis malam (21/1) berada di atas proyeksi, David memperkirakan rupiah akan melanjutkan penguatan pada akhir pekan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×