CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Dominasi faktor eksternal atas rupiah


Kamis, 21 Januari 2016 / 06:40 WIB


Reporter: Namira Daufina | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Setelah menguat dalam dua hari terakhir, rupiah tersungkur. Di pasar spot, Rabu (20/1) posisi rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) tergelincir 0,81% menjadi 13.964 dibanding hari sebelumnya. Namun kurs tengah rupiah di Bank Indonesia menguat 0,17% menjadi 13.896.

Rully Arya Wisnuboroto, analis pasar uang PT Bank Mandiri Tbk, mengatakan, hampir tidak ada sentimen baru penggerak pasar. Namun pertumbuhan ekonomi China di 2015 yang turun ke 6,9% atau level terendah sejak 1990, menggerus mata uang emerging market.

Pada Rabu (20/1) malam, pelaku pasar juga bersikap hati-hati menanti rilis data ekonomi AS. Data inflasi yang dirilis akan memberikan sinyal lanjutan kenaikan suku bunga The Fed.

Diprediksi, inflasi AS Desember 2015 stagnan di level 0,0% dan inflasi inti 0,2%. Sedang dari domestik, tak ada faktor yang mempengaruhi.

Hari ini, Rully memprediksi rupiah antara 13.860-13.975. Prediksi analis Central Capital Futures Wahyu Tri Wibowo, koreksi rupiah berlanjut ke 13.800-14.000.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×