kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.798   -30,00   -0,18%
  • IDX 8.133   100,74   1,25%
  • KOMPAS100 1.147   15,50   1,37%
  • LQ45 830   8,74   1,07%
  • ISSI 288   4,74   1,67%
  • IDX30 432   5,06   1,19%
  • IDXHIDIV20 517   4,52   0,88%
  • IDX80 128   1,58   1,25%
  • IDXV30 140   1,24   0,89%
  • IDXQ30 140   1,08   0,78%

BEI belum akan buka suspensi saham SIMA


Jumat, 27 Juni 2014 / 16:39 WIB
BEI belum akan buka suspensi saham SIMA
ILUSTRASI. Seorang pekerja mengganti oli mesin di salah satu bengkel mobil di Kota Semarang, Kamis (11/2/21). (Tribun Jateng Hermawan Handaka)


Reporter: Amailia Putri Hasniawati | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. PT Siwani Makmur Tbk (SIMA) berupaya keras untuk bisa mempertahankan bisnisnya. Perusahaan berharap, saham perseroan juga bisa kembali diperdagangkan.

Saham SIMA telah disuspen sejak 20 Januari 2011 lantaran keberlanjutan usaha yang diragukan. Kegiatan operasional terganggu sehingga kinerjanya pun terpuruk dan terus-terusan merugi. Bahkan, hingga kuartal I-2014, SIMA masih membukukan rugi bersih sebesar Rp 3,23 miliar.

Tahun lalu, ada investor baru yang masuk ke perusahaan yang digawangi putra sulung Willlam Soeryadjaya, Edward Seky Soeryadjaya. Investor baru itu adalah Roots Capital Asia Limited (RACL).

Manajemen SIMA pun secara resmi meminta BEI untuk membuka gembok suspensi. Saat ini bisnis SIMA bergerak di bidang industri kemasan fleksibel. Pihak BEI pun sudah melakukan pemriksaan lapangan untuk memastikan kelangsungan usaha perseroan.

"Kami harus lihat hasil RUPS dulu, seperti apa, baru kami putuskan apakah akan dibuka atau tidak suspensi sahamnya" ujar Hoesen, Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Jumat (27/6).

Dalam pernyataan resminya, Bambang Burhananto, Direktur Siwani Makmur memproyeksikan penjualan tahun 2014 perseroan bisa mencapai Rp 2,7 miliar. Lalu, pada 2016-2017 ditargetkan naik 10% per tahun.

Perseroan pun menyatakan telah memperoleh sejumlah kontrak baru dan rencana kontrak yang akan dilakukan guna meningkatkan kinerja.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×