kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Bagaimana nasib rupiah Senin (24/2) besok setelah akhir pekan kemarin loyo?


Minggu, 23 Februari 2020 / 16:55 WIB
ILUSTRASI. Seorang teller PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk menghitung uang pecahan Rp100 ribu di Kantor Pusat BNI, Jakarta, Kamis (19/12/2019). Untuk memenuhi kebutuhan pelayanan nasabah selama Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, BNI menyiapkan kas rata-rata Rp16,


Reporter: Arvin Nugroho | Editor: Yudho Winarto

“Melonjaknya jumlah korban virus korona di Korea Selatan membuat pelaku pasar kembali khawatir,” kata David.

Baca Juga: Rupiah diprediksi masih akan melemah pada pekan depan

Pasar Bursa Asia juga alami penurunan akibat kekhawatiran pelaku pasar melihat lonjakan kasus virus korona di Korea Selatan.

Itu menyebabkan pelaku pasar memilih untuk mengamankan asetnya ke safe haven asset, seperti dolar AS dan emas. Sedang, sentimen dari dalam negeri dinilai minim pengaruh terhadap rupiah, selain pemangkasan suku bunga.

David memprediksi kemungkinan rupiah untuk melemah cukup besar seiring dengan melemahnya pasar Bursa Asia. Namun, minat investor asing terhadap aset rupiah terutama obligasi yang cukup kuat disinyalir akan mampu menahan pelemahan rupiah.

Dengan demikian, David menghitung rupiah Senin (24/2) akan bergerak di Rp 13.700 – 13.800 per dolar AS. Sedang, Ady menghitung rupiah bergerak di Rp 13.650 – Rp 13.700 per dolar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×