kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.641.000   -14.000   -0,53%
  • USD/IDR 18.029   44,00   0,24%
  • IDX 5.920   -66,35   -1,11%
  • KOMPAS100 771   -10,72   -1,37%
  • LQ45 588   -6,98   -1,17%
  • ISSI 204   -2,14   -1,04%
  • IDX30 333   -3,75   -1,11%
  • IDXHIDIV20 412   -3,43   -0,82%
  • IDX80 88   -1,18   -1,32%
  • IDXV30 111   -1,21   -1,07%
  • IDXQ30 107   -0,95   -0,88%

Bach Multi (BACH) Targetkan Pendapatan Rp 3 Triliun pada Tahun 2030


Rabu, 08 Juli 2026 / 11:11 WIB
Bach Multi (BACH) Targetkan Pendapatan Rp 3 Triliun pada Tahun 2030
ILUSTRASI. Bach Multi Global (BACH) resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, Rabu (8/7/2026). (DOK/Pulina Nityakanti)


Reporter: Rashif Usman | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten Grup Djarum PT Bach Multi Global Tbk (BACH) optimistis mampu mencetak pertumbuhan kinerja setelah resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI), pada Rabu (8/7/2026).

BACH memproyeksikan pendapatan meningkat dari sekitar Rp1,73 triliun pada 2025 menjadi lebih dari Rp 3 triliun pada 2030, dengan pertumbuhan rata-rata sekitar 12% per tahun. Pada periode yang sama, laba bersih diproyeksikan melonjak hingga sekitar Rp 401 miliar,  atau meningkat sekitar 158%.

"Kita sangat optimis karena melihat dari sisi pertumbuhan ekonomi di Indonesia, maupun lini bisnis kita di power system dan infrastruktur telekomunikasi yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat," kata Direktur Utama BACH Budi Kurniawan di BEI, Rabu (8/7/2026).

Baca Juga: NAB Reksadana Susut, HPAM Tetap Optimistis Prospek Investasi Jangka Panjang

Target kinerja tersebut juga ditopang oleh backlog dan pesanan yang telah dikantongi perusahaan sepanjang 2026. Dengan modal tersebut, BACH optimistis dapat membukukan pertumbuhan pendapatan sekaligus meningkatkan laba bersih pada tahun ini.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur BACH Hasby Jap menyampaikan target pendapatan Rp 3 triliun pada 2030 tergolong moderat jika dibandingkan dengan laju pertumbuhan historis perusahaan. Hasby menjelaskan, pendapatan BACH tumbuh sekitar 39% pada periode 2023–2024, kemudian kembali meningkat sekitar 25% pada 2024–2025.

"Jadi tadi seperti disampaikan (pertumbuhan pendapatan) 12% per tahun itu sangat moderat ya kami targetnya. Jadi kita cukup optimis untuk bisa mencapai target tersebut," tambah Hasby.

Sementara itu, target kinerja keuangan BACH juga didukung oleh ekspansi bisnis power solution, peningkatan proyek infrastruktur telekomunikasi, efisiensi operasional, serta penurunan beban keuangan setelah IPO.

Strategi pertumbuhan tersebut akan difokuskan pada penambahan kapasitas penyewaan pembangkit listrik hingga 50 megawatt (MW) per tahun, pengembangan lini bisnis energi baru, peningkatan proyek pembangunan jaringan telekomunikasi, penguatan pendapatan berbasis kontrak jangka panjang, serta transformasi operasional melalui digitalisasi dan peningkatan kualitas layanan kepada pelanggan.

Baca Juga: Pekan Pertama Juli, Penerbitan Surat Utang Korporasi Capai Rp 10,15 Triliun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×