kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Pekan Pertama Juli, Penerbitan Surat Utang Korporasi Capai Rp 10,15 Triliun


Rabu, 08 Juli 2026 / 09:48 WIB
Diperbarui Senin, 13 Juli 2026 / 15:26 WIB
Pekan Pertama Juli, Penerbitan Surat Utang Korporasi Capai Rp 10,15 Triliun
ILUSTRASI. Penerbitan surat utang korporasi awal Juli capai Rp 10,15 triliun dari 11 perusahaan.


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mencatat adanya peningkatan penerbitan surat utang korporasi pada pekan pertama Juli dibanding pekan sebelumnya. 

Ekonom Pefindo Suhindarto menyampaikan bahwa pada pekan keempat Juni terdapat penerbitan surat utang korporasi dari 1 perusahaan yakni PT Mitra Niaga Madani dengan nilai mencapai Rp 50 miliar.

Selanjutnya, penerbitan utang korporasi meningkat pada pekan pertama Juli mencapai lebih dari Rp 10 triliun. 

“Sepanjang pekan pertama Juli 2026, terdapat penerbitan surat utang korporasi dari 11 perusahaan dengan nilai mencapai Rp 10.150 miliar (Rp 10,15 triliun),” ujar Wasis dalam laporan perkembangan ekonomi mingguan Pefindo dikutip Rabu (8/7/2026). 

Baca Juga: BEI Buka Suara soal Watchlist S&P DJI, Siap Bahas Status Pasar Indonesia

Secara rinci, 11 perusahaan yang menerbitkan surat utang antara lain PT Bank Pan Indonesia Tbk, PT Solusi Sinergi Digital Tbk, PT Indonesia Infrastructure Finance, PT Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry, PT Bank Maybank Indonesia Tbk. 

Berikutnya, PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk, PT Federal International Finance, PT Merdeka Copper Gold Tbk, PT Bank Victoria International Tbk, PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk, dan PT Duta Anggada Realty Tbk. 

Lebih lanjut Pefindo mencatat surat utang korporasi yang paling banyak diperdagangkan selama sepekan kemarin antara lain Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Bali Towerindo Sentra Tahap III Tahun 2025 Seri B, Obligasi Berkelanjutan V Merdeka Copper Gold Tahap III Tahun 2026, Obligasi Berkelanjutan III Sinar Mas Multiartha Tahap I Tahun 2024, Obligasi Berkelanjutan III Jaya Ancol Tahap I Tahun 2024 Seri A, dan Obligasi Berkelanjutan I TBS Energi Utama Tahap II Tahun 2026 Seri B.

"Jatuh tempo surat utang korporasi periode Juli 2026 mencapai Rp 35,92 triliun," pungkas Wasis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×