kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

S&P Dow Jones Masukkan Indonesia ke Watchlist, Berisiko Turun ke Frontier Market


Rabu, 08 Juli 2026 / 06:35 WIB
S&P Dow Jones Masukkan Indonesia ke Watchlist, Berisiko Turun ke Frontier Market
ILUSTRASI. IHSG Menguat-Suasana di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Penyedia indeks global S&P Dow Jones Indices (S&P DJI) memasukkan Indonesia dan Turki ke dalam daftar pantau (watchlist) untuk kemungkinan penurunan status dari pasar berkembang (emerging market) menjadi pasar perbatasan (frontier market).

Dalam pernyataan yang dirilis Selasa (7/7/2026) malam waktu setempat, S&P DJI menyebut langkah tersebut dilakukan karena adanya sejumlah isu, termasuk terkait transparansi pasar.

Baca Juga: Saham BBCA, ELSA, hingga KOTA Jadi Pilihan BRI Danareksa Perdagangan Hari Ini (8/7)

Langkah ini sejalan dengan tindakan serupa yang sebelumnya diambil oleh penyedia indeks global lainnya, MSCI.

Selain Indonesia dan Turki, S&P DJI juga memasukkan Nigeria ke dalam daftar pantau untuk kemungkinan kenaikan status dari standalone market menjadi frontier market dalam proses peninjauan klasifikasi pasar tahun depan.

Indonesia sendiri telah masuk dalam proses peninjauan MSCI sejak Januari lalu. Kekhawatiran bahwa status pasar Indonesia dapat diturunkan telah memberikan tekanan besar terhadap pasar saham domestik.

Sepanjang tahun berjalan, indeks saham Indonesia telah merosot lebih dari 30%, atau sekitar 35% jika dihitung dalam denominasi dolar AS.

Baca Juga: Buruan! Sejuta Lebih Investor Antre IPO Saham RANS, Penawaran Umum Tutup Jam 9 WIB

Padahal sebelumnya, pasar saham Indonesia sempat menjadi salah satu tujuan favorit pengelola dana yang berinvestasi di pasar berkembang.

Potensi penurunan status oleh penyedia indeks global dinilai dapat memengaruhi aliran dana asing ke pasar saham Indonesia karena banyak investor institusi menjadikan klasifikasi indeks sebagai acuan dalam menentukan alokasi investasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×