kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Astra International (ASII) Fokus 3 Bisnis Inti pada 2027, Ini Strategi Investasinya


Rabu, 23 September 2026 / 17:06 WIB
Astra International (ASII) Fokus 3 Bisnis Inti pada 2027, Ini Strategi Investasinya
ILUSTRASI.  PT Astra International Tbk (ASII) menyiapkan strategi bisnis untuk 2027 dengan tetap mengandalkan tiga lini usaha utama (Dok/ASII )


Reporter: Rashif Usman | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Astra International Tbk (ASII) menyiapkan strategi bisnis untuk 2027 dengan tetap mengandalkan tiga lini usaha utama, yakni otomotif, jasa keuangan, serta solusi pertambangan dan alat berat. Ketiga segmen tersebut menjadi penopang utama kinerja perseroan dengan kontribusi sekitar 90% terhadap laba Astra.

"Sejalan dengan fokus tersebut, alokasi belanja modal dan investasi perseroan juga akan diprioritaskan pada ketiga bisnis inti tersebut," kata Head of Corporate Investor Relations Astra International, Tira Ardianti di Jakarta, Rabu (23/9/2026).

Salah satu langkah yang mencerminkan strategi tersebut adalah rencana Astra meningkatkan kepemilikan saham di PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) melalui Voluntary Tender Offer (VTO). Astra sebelumnya telah mengumumkan rencana tersebut dengan harga penawaran sebesar Rp 3.600 per saham.

Baca Juga: Peluang Penguatan Rupiah Usai RDG BI Terbatas: Cermati Pemicunya

Apabila seluruh target saham dalam aksi korporasi tersebut berhasil diperoleh, Astra diperkirakan membutuhkan dana sekitar Rp 858 miliar. Transaksi ini menjadi bagian dari upaya ASII memperkuat bisnis otomotif, khususnya melalui pengembangan bisnis komponen kendaraan.

Meski fokus pada tiga bisnis utama, Astra tetap membuka ruang untuk melakukan investasi pada bisnis lainnya atau wider businesses. Peluang tersebut akan dipertimbangkan apabila memenuhi kriteria investasi yang telah ditetapkan perseroan.

Namun, investasi pada portofolio bisnis di luar tiga bisnis inti tersebut diperkirakan tidak akan dilakukan dalam jumlah yang signifikan.

"Untuk saat ini, kami belum dapat memberikan detail lebih lanjut mengenai rencana ekspansi dan investasi tersebut karena masih dalam proses pembahasan dan evaluasi," tambah Tira.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×