kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Asing masuk ke pasar obligasi, otot rupiah kekar


Selasa, 03 November 2015 / 11:56 WIB


Reporter: | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Mata uang rupiah kembali menguat pada transaksi hari ini (3/11). Disinyalir, penguatan rupiah terkait dengan derasnya arus dana asing ke pasar obligasi pada pekan lalu. Bahkan, capital inflow yang masuk merupakan yang terbesar sejak awal Agustus.

Berdasarkan data Kementerian Keuangan, investor asing meningkatkan kepemilikan obligasi Indonesia berdenominasi rupiah dengan nilai mencapai Rp 4,65 triliun pada pekan lalu.

Selain itu, rupiah juga disokong oleh indeks manufaktur Oktober yang melampaui estimasi dan tingkat inflasi yang melandai ke level terendah dalam 11 bulan terakhir.

Di sisi lain, indeks manufaktur Amerika yang berada di level terendah sejak Mei 2013 bisa menyebabkan The Fed kembali menahan suku bunga acuannya untuk beberapa waktu ke depan.

"Meski the Fed bilang terbuka kemungkinan suku bunga AS naik pada Desember, namun, bank sentral AS itu juga bilang kebijakan suku bunga sangat tergantung dengan data," jelas Leong Sook Mei, Southeast Asia head of global markets research Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ di Singapura kepada Bloomberg.

Dia menambahkan, data AS tidak sekuat yang diharapkan. "Mata uang Asia masih menarik, termasuk rupiah," tambahnya.

Catatan saja, pada pukul 11.52 WIB, nilai tukar rupiah di pasar spot berada di level 13.560 per dollar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×