kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Analis prediksi IHSG masih melanjutkan pelemahan pada perdagangan Senin (11/5)


Senin, 11 Mei 2020 / 05:40 WIB


Reporter: Kenia Intan | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah pada perdagangan, Jumat (8/5). IHSG terkoreksi 11,36 poin atau 0,25% ke level 4.597,43.

Adapun sektor yang menjadi pemberat perdagangan adalah sektor industri dasar dan kimia yang menurun 1,51%. Selain itu, ada sektor keuangan yang terkoreksi 1,19%.

Baca Juga: Rekomendasi saham-saham pilihan saat ekonomi Indonesia makin sulit

Di tengah IHSG yang tertekan, ada beberapa sektor yang menghijau.  Di antaranya sektor pertambangan yang menguat hingga 2,71%. Sektor properti, real estate, dan konstruksi bangunan menguat 2,40%.

Analis Jasa Utama Capital Sekuritas Chris Apriliony memproyeksi pelemahan masih akan berlanjut pada perdagangan, Senin (11/5). IHSG diprediksi bergerak melemah pada level 4.490 hingga 4.600.

"Faktornya dari gagalnya menerbitkan pandemic bond," jelasnya ketika dihubungi Kontan.co.id, Minggu (10/5).

Lebih lanjut, ia menjelaskan, pandemic bond atau surat utang khusus penanganan pandemi COVID-19 yang tidak jadi diluncurkan memicu kekhawatiran pasar terhadap negara dalam menjaga stabilitas likuiditas.

Baca Juga: Analis prediksi IHSG lanjutkan pelemahan di pekan depan, apa alasannya?

Sebab, stimulus yang dikeluarkan pemerintah selama pandemi COVID-19 masih akan terus dilakukan. Selain itu, yield bond kembali menguat, sehingga ada kemungkinan investor beralih ke instrumen bond.




TERBARU

[X]
×