kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.014   14,00   0,08%
  • IDX 7.067   -117,76   -1,64%
  • KOMPAS100 977   -16,23   -1,63%
  • LQ45 717   -9,31   -1,28%
  • ISSI 253   -4,13   -1,61%
  • IDX30 389   -4,46   -1,14%
  • IDXHIDIV20 484   -3,76   -0,77%
  • IDX80 110   -1,64   -1,47%
  • IDXV30 134   -0,62   -0,46%
  • IDXQ30 127   -1,29   -1,01%

Analis prediksi IHSG lanjutkan pelemahan di pekan depan, apa alasannya?


Minggu, 10 Mei 2020 / 14:32 WIB
ILUSTRASI. Refleksi layar yang menampilkan informasi pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (27/4/2020). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin sore ditutup positif dengan menguat 17 poin atau 0,38 persen ke level 4.513. A


Reporter: Kenia Intan | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 2,52% sepekan kemarin. Adapun pada Jumat (8/5) IHSG berada di level 4.597,43.

Analis Sucor Sekuritas Hendriko Gani mengamati lesunya IHSG selama sepekan lalu dipicu oleh volume perdagangan yang cenderung sepi. "Volume perdagangan cenderung berada di bawah rata-rata," kata Hendriko kepada Kontan.co.id, Jumat (8/5).

Baca Juga: Tak kunjung bagikan dividen, indeks IDX BUMN20 anjlok 38,31% dari awal tahun

Asal tahu saja, IHSG mencatatkan volume hingga 25,72 miliar saham dengan nilai transaksi hingga Rp 23,20 triliun sepekan lalu. 

Jika dibandingkan penutupan pekan sebelumnya, volume dan nilai transaksi tersebut terhitung lebih mini. Di mana pada periode tersebut volume perdagangan mencapai 26,46 miliar dan nilai transaksi mencapai Rp 27,95 triliun.

Menurut Hendriko hari libur menjadi salah satu faktor mininya volume perdagangan pekan lalu. Akan tetapi, perdagangan harian pekan lalu juga terlihat di bawah rata-rata perdagangan selama 20 hari terakhir.

Pasar yang cenderung wait and see terhadap perkembangan Covid-19 menjadi salah satu penyebab sepinya volume perdagangan. 

Baca Juga: Saat ekonomi sedang sulit, saham-saham ini bisa dilirik

Investor menanti realisasi kota-kota besar di dunia terlepas dari karantina wilayah atau lockdown. Selain itu, rilis data pertumbuhan PDB Indonesia menjadi pertimbangan lain.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×