kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.834   12,00   0,07%
  • IDX 6.102   -75,57   -1,22%
  • KOMPAS100 796   -12,14   -1,50%
  • LQ45 601   -8,17   -1,34%
  • ISSI 211   -1,68   -0,79%
  • IDX30 340   -4,72   -1,37%
  • IDXHIDIV20 417   -4,53   -1,08%
  • IDX80 90   -1,34   -1,46%
  • IDXV30 112   -0,55   -0,49%
  • IDXQ30 108   -1,67   -1,52%

Analis: Buyback harus direalisasikan untuk dongkrak optimisme pasar


Kamis, 19 Maret 2020 / 17:06 WIB
ILUSTRASI. Karyawan beraktivitas di dekat layar pergerakan saham di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI).


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejumlah emiten telah berkomitmen bakal membeli kembali (buyback) saham. Sejauh ini baru PT Ace Hardware Tbk (ACES) yang telah mengumumkan realisasi buyback sebesar Rp 4,89 miliar. 

Meski daftar emiten yang akan melakukan buyback terus bertambah panjang, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tetap terus mengalami tekanan. Pada perdagangan hari ini IHSG ditutup di level 4.105,42 atau turun 34,83% year to date (ytd)

Analis Henan Putihrai Liza Camelia berpendapat diperlukan katalis positif yang kuat untuk bisa membuat IHSG tumbuh positif, misalnya kabar tentang penemuan vaksin Covid-19. Sementara itu kebijakan buyback, dana pensiun, trading halt atau pembatasan auto reject bawah hanya dapat menahan penurunan harian namun belum bisa membatasi penurunan untuk jangka menengah.

Baca Juga: Sudah ada 36 emiten berkomitmen buyback dengan anggaran sekitar Rp 14,67 triliun

Sebab, IHSG dipengaruhi kuat oleh sentimen-sentimen di pasar dan kepercayaan investor. 

"Ketika pasar dihujani dengan sentimen negatif kuat seperti corona, maka investor akan memiliki kecenderungan untuk melepas sahamnya," ujar Liza kepada Kontan.co.id, Rabu (18/3). 

Sejatinya, menurut Liza, keputusan emiten untuk melakukan buyback dapat meningkatkan kepercayaan investor di pasar. Namun, penguatan IHSG ini tidak hanya dapat didorong oleh optimisme pasar saja, buyback harus benar-benar direalisasikan. 

"Semakin banyak emiten yang melakukan buyback, apalagi saham yang termasuk ke dalam top 10 market cap akan mendorong signifikansi dampak dari aksi buyback terhadap IHSG," jelas dia. 




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×