kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.819   -3,00   -0,02%
  • IDX 6.204   26,70   0,43%
  • KOMPAS100 806   -1,98   -0,24%
  • LQ45 608   -1,28   -0,21%
  • ISSI 216   2,83   1,33%
  • IDX30 344   -0,92   -0,27%
  • IDXHIDIV20 420   -1,24   -0,29%
  • IDX80 91   -0,21   -0,23%
  • IDXV30 113   0,19   0,17%
  • IDXQ30 109   -0,57   -0,52%

Harga Emas Turun Senin (22/6) Pagi, Dipicu Ketegangan AS-Iran & Nada Hawhish The Fed


Senin, 22 Juni 2026 / 08:07 WIB
Harga Emas Turun Senin (22/6) Pagi, Dipicu Ketegangan AS-Iran & Nada Hawhish The Fed
ILUSTRASI. Harga emas turun setelah Presiden AS Donald Trump mengeluarkan ancaman baru untuk menyerang Iran, yang membuat ketegangan meningkat.(REUTERS/Amr Abdallah Dalsh)


Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga emas turun pada perdagangan awal pekan ini. Senin (22/6/2026) pukul 07.57 WIB, harga emas untuk pengiriman Agustus 2026 di Commodity Exchange ada di US$ 4.194,10 per ons troi, turun 1,22% dari akhir pekan lalu yang ada di US$ 4.245,90 per ons troi.

Mengutip Bloomberg, harga emas turun setelah Presiden AS Donald Trump mengeluarkan ancaman baru untuk menyerang Iran, yang membuat ketegangan meningkat selama pembicaraan tingkat tinggi AS-Iran.

Negosiasi AS dan Iran kurang mulus setelah Iran dilaporkan menghentikan pembicaraan karena peringatan Trump. Namun, orang-orang yang mengetahui masalah itu mengatakan diskusi yang berlangsung di Swiss tersebut tetap berlanjut hingga Senin dini hari.

Baca Juga: Harga Minyak Naik pada Senin (22/6) Pagi, Pasca Trump Mengancam Akan Menyerang Iran

Harga emas telah jatuh selama tiga pekan berturut-turut dan turun lebih dari seperluma sejak perang dimulai akhir Februari lalu.

Ketua Federal Reserve yang baru, Kevin Warsh mengadopsi nada agresif mengenai inflasi selama pertemuan kebijakan pertamanya pekan lalu. 

"Sensitivitas emas terhadap isu Timur Tengah mereda setelah kebijakan The Fed yang lebih hawkish pekan lalu. Kemungkinan besar akan tetap demikian," kata Daniel Hynes, ahli strategi komoditas senior di ANZ Group Holdings Ltd seperti dilansir Bloomberg.

Ia menambahkan, harga emas Batangan akan lebih mengikuti sinyal makroekonomi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×