kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.627.000   -10.000   -0,38%
  • USD/IDR 17.658   1,00   0,01%
  • IDX 6.686   66,77   1,01%
  • KOMPAS100 877   10,98   1,27%
  • LQ45 666   9,17   1,40%
  • ISSI 233   2,34   1,01%
  • IDX30 372   4,41   1,20%
  • IDXHIDIV20 459   4,13   0,91%
  • IDX80 100   1,30   1,32%
  • IDXV30 127   1,31   1,04%
  • IDXQ30 119   1,06   0,90%

AKR Corporindo (AKRA) Ungkap 3 Katalis yang Bakal Topang Pertumbuhan Kinerja


Selasa, 08 September 2026 / 18:55 WIB
AKR Corporindo (AKRA) Ungkap 3 Katalis yang Bakal Topang Pertumbuhan Kinerja
ILUSTRASI. PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) (Dok/AKRA)


Reporter: Rashif Usman | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) melihat tiga katalis utama yang berpotensi menopang pertumbuhan kinerja perseroan ke depan.

Presiden Direktur AKRA Haryanto Adikoesoemo mengatakan, ketiga katalis tersebut sejalan dengan arah kebijakan pemerintah dalam mendorong hilirisasi dan pertumbuhan industri, memperkuat ketahanan energi, serta mempercepat transisi menuju sumber energi yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

"Kami melihat ada tiga pilar utama yang akan menjadi katalis pertumbuhan ke depan," kata Haryanto dalam agenda public expose, Selasa (8/9/2026).

Baca Juga: Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga ECB Menguat, Begini Prospek Mata Uang Euro

Katalis pertama adalah berlanjutnya hilirisasi dan pertumbuhan aktivitas industri. Menurut Haryanto, perkembangan tersebut akan mendorong permintaan terhadap bahan baku, kawasan industri, hingga layanan pelabuhan dan utilitas.

Katalis kedua berasal dari kebutuhan untuk memperkuat ketahanan energi. Kondisi tersebut membuka peluang bagi pengembangan infrastruktur penyimpanan dan distribusi energi yang andal guna menjaga ketersediaan pasokan untuk mendukung aktivitas industri.

Sementara itu, katalis ketiga adalah peralihan menuju sumber energi yang lebih ramah lingkungan. Perubahan tersebut mendorong kebutuhan akan pilihan energi yang semakin beragam, termasuk liquefied natural gas (LNG), gas alam, dan energi surya.

Sejalan dengan peluang tersebut, AKRA terus menyiapkan solusi energi yang menyesuaikan dengan perkembangan kebutuhan tenant di Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE).

Baca Juga: Perdagangan ETF Emas Mulai Menggeliat, Investor Ritel Jadi Penggerak

Bersama mitra strategis, perseroan mengembangkan infrastruktur LNG dan floating storage and regasification unit (FSRU) untuk mendukung pasokan gas bagi kawasan industri tersebut.

FSRU itu dirancang memiliki kapasitas penyimpanan 170.000 meter kubik dan terhubung dengan terminal LNG berkapasitas hingga 4 juta ton per tahun (MTPA).

"Proyek ini ditargetkan mulai beroperasi pada semester kedua 2029," ujar Haryanto.

Selain gas dan LNG, pengembangan bisnis energi AKRA mencakup penyediaan listrik dan energi surya.

Menurut perseroan, pengembangan tersebut dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kebutuhan pelanggan serta kelayakan investasi.

Dari sisi kinerja, AKRA membukukan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 1,43 triliun pada semester I-2026.

Baca Juga: Sarana Menara Nusantara (TOWR) Menadah Berkah Dari Ekspansi FWA

Angka tersebut meningkat 21,25% secara tahunan (YoY) dibandingkan dengan Rp 1,18 triliun pada semester I-2025.

Pertumbuhan juga tercermin pada pendapatan. Pada semester I-2026, pendapatan AKRA mencapai Rp 30,84 triliun, melonjak 44% YoY dari Rp 21,41 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×