Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) telah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Senin (27/4). Dalam rapat ini, AKRA mendapat restu dari pemegang saham untuk membagikan dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp 100 per saham dengan total nilai Rp 1,98 triliun.
Kepala Riset Korea Investment & Sekuritas Indonesia (KISI) Muhammad Wafi mengatakan, AKRA punya fundamental solid sebagai distributor bahan bakar minyak (BBM) dan bahan kimia terbesar swasta di Indonesia.
Baca Juga: Garuda Metalindo (BOLT) Ungkap Strategi Bisnis Tahun 2026
Wafi melihat katalis ke depan yang dapat mendukung kinerja AKRA adalah pertumbuhan volume penjualan BBM, penjualan lahan kawasan industri, dan membaiknya margin kimia.
“Risikonya adalah fluktuasi harga minyak global dan keterlambatan realisasi penjualan lahan,” ujar Wafi kepada Kontan, Senin (27/4/2026).
Terkait rekomendasi, Wafi merekomendasikan Buy saham AKRA dengan target harga Rp 1.850 per saham.
Selain AKRA, emiten yang akan membagikan dividen tunai adalah PT Garuda Metalindo Tbk (BOLT). Keputusan itu telah mendapat persetujuan dari RUPST yang juga digelar hari ini. BOLT akan membagikan dividen tunai sebesar Rp 50 per saham dengan total nilai Rp 117 miliar.
Wafi menilai BOLT sedang dalam momentum bagus. Pendapatan dan laba pada kuartal I – 2026 tumbuh secara year on year (YoY). Tercatat, laba bersih mencapai Rp 34,57 miliar atau meningkat 31,79% yoy dan pendapatan mencapai Rp 422,68 miliar, naik dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 368,90 miliar.
Wafi melihat ekspansi pasar ekspor dan diversifikasi ke non-otomotif jadi katalis tambahan. Namun risiko yang perlu diwaspadai adalah perlambatan pasar otomotif domestik, serta ketergantungan pada industri kendaraan bermotor yang sensitif terhadap daya beli.
Wafi merekomendasikan Buy saham BOLT dengan target harga Rp 1.200 per saham.
Baca Juga: ASLI Punya Pengendali Baru, RUPS Sepakat Rombak Susunan Direksi
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













