kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45928,35   -6,99   -0.75%
  • EMAS1.321.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Ada 26 Perusahaan Antre IPO di BEI, Berikut Rinciannya


Minggu, 10 September 2023 / 17:17 WIB
Ada 26 Perusahaan Antre IPO di BEI, Berikut Rinciannya
ILUSTRASI. Gelaran penawaran umum saham perdana alias initial public offering (IPO) masih semarak. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc.


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Gelaran penawaran umum perdana saham alias initial public offering (IPO) masih semarak. Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat, hingga saat ini terdapat 26 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham BEI.

Berdasarkan klasifikasi nilai aset perusahaan merujuk pada POJK Nomor 53/POJK.04/2017, sebanyak 4 perusahaan aset skala kecil, dengan nilai aset di bawah Rp 50 miliar.

Sebanyak  16 Perusahaan aset skala menengah dengan aset antara Rp 50 miliar sampai Rp 250 miliar,  dan 6 perusahaan aset skala besar dengan nilai aset di atas Rp 250 miliar.

Baca Juga: Menengok IPO KOCI, Mayoritas Dana Investor Dipakai Beli Aset dari Pihak Afiliasi

Berdasarkan sektoral, ke-26 perusahaan tersebut dapat diklasifikasikan sebagai berikut:

  • Sebanyak 4 perusahaan dari sektor barang baku (basic materials)
  • Sebanyak 4 perusahaan dari sektor konsumer non primer  (consumer cyclicals);
  • Sebanyak 6 perusahaan dari sektor konsumer primer  (consumer non-cyclicals);
  • Sebanyak 2 perusahaan dari sektor energi;
  • Sebanyak 2 perusahaan dari sektor kesehatan (healthcare);
  • Sebanyak 2 perusahaan dari sektor industrial;
  • Sebanyak 1 perusahaan dari sektor infrastruktur;
  • Sebanyak 1 perusahaan dari sektor properties & real estate;
  • Sebanyak 2 perusahaan dari sektor technologi; dan
  • Sebanyak 2 perusahaan dari sektor transportasi & logistik.

“Sampai dengan 8 September 2023 telah tercatat 65 Perusahaan yang mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan dana dihimpun RP 49,4 triliun,” terang Direktur Penilaian Perusahaan BEI  I Gede Nyoman Yetna Setia, Jumat (8/9).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×