kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   6.000   0,23%
  • USD/IDR 17.928   15,00   0,08%
  • IDX 6.119   81,97   1,36%
  • KOMPAS100 788   11,28   1,45%
  • LQ45 603   7,78   1,31%
  • ISSI 213   2,98   1,42%
  • IDX30 336   5,02   1,52%
  • IDXHIDIV20 429   6,53   1,54%
  • IDX80 90   1,23   1,39%
  • IDXV30 116   1,54   1,34%
  • IDXQ30 110   1,55   1,44%

Wall Street Tertekan Kenaikan Imbal Hasil Obligasi & Penurunan Tajam Saham Walmart


Kamis, 20 Agustus 2026 / 21:29 WIB
Wall Street Tertekan Kenaikan Imbal Hasil Obligasi & Penurunan Tajam Saham Walmart
ILUSTRASI. Bursa Amerika Serikat (Wall Street) (REUTERS/Brendan McDermid)


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

Di sisi lain, data terbaru menunjukkan jumlah warga AS yang mengajukan klaim tunjangan pengangguran turun pada pekan lalu. Data ini mengindikasikan kondisi pasar tenaga kerja AS masih relatif stabil.

Pelaku pasar selanjutnya mencermati komentar Presiden The Fed St. Louis Alberto Musalem untuk mencari petunjuk mengenai arah kebijakan suku bunga AS.

Di tengah tekanan pasar, saham perusahaan terkait aset kripto justru menguat setelah Presiden AS Donald Trump mendesak Kongres meloloskan rancangan undang-undang mengenai kripto. Saham Strategy naik 6,6%, sedangkan Coinbase Global melonjak 5,6%.

Baca Juga: Wall Street Mixed Senin (18/5), Yield dan Harga Minyak Melemah Redakan Tekanan Pasar

Saham Deere juga menguat 3,8% setelah produsen alat pertanian tersebut menaikkan proyeksi laba bersih setahun penuh.

Sementara itu, saham Moderna anjlok lebih dari 18% setelah sehari sebelumnya melonjak hampir 177%.

Secara keseluruhan, saham yang turun lebih banyak dibandingkan saham yang naik. Di New York Stock Exchange (NYSE), perbandingannya mencapai 1,83 banding 1, sedangkan di Nasdaq mencapai 1,68 banding 1.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×