kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Wall Street terseok di awal transaksi


Senin, 27 Februari 2012 / 22:38 WIB
ILUSTRASI. Program PKL Kemendikbud kembali dibuka, kesempatan untuk magang di kantor pemerintah


Reporter: Asnil Bambani Amri, Reuters | Editor: Asnil Amri

NE YORK. Bursa saham Amerika Serikat (AS) terseok pada pembukaan hari ini (27/2), setelah Indeks Standard & Poor 500 naik ke tingkat tertinggi sejak Juni 2008. Penurunan kinerja saham karena adanya putusan anggota G20 menolak memberikan bantuan dana ke Uni Eropa.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 91,28 poin atau turun 0,70% ke 12,891.67. Sementara itu indeks S & P 500 turun 10,29 poin atau 0,75% ke 1,355.45. Nasdaq Composite kehilangan 30,04 poin atau 1,01% ke level 2,933.71.

Sementara itu, pemimpin Eropa mengalihkan fokus untuk memperkuat utang setelah Kelompok negara G20 menolak memberikan bantuan.

Rick Meckler, president investasi dari LibertyView Capital Management di New York menilai, ketiadaan informasi berarti akan mempengaruhi pasar Wall Street hari ini. "Pasar tidak akan sehat jika tidak ada yang melakukan profit taking," kata Meckler yang memprediksi akan terjadi profit taking hari ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×