kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Waduh, rupiah tembus Rp 14.088 per dolar AS pagi ini


Jumat, 28 Februari 2020 / 08:21 WIB
Waduh, rupiah tembus Rp 14.088 per dolar AS pagi ini
ILUSTRASI. Melemah sembilan hari beruntun, pukul 08.14 WIB, rupiah pasar spot ke level 14.088 per dolar AS atau melemah 0,45%. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc.


Reporter: Hikma Dirgantara, Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah semakin keok pada perdagangan, Jumat (28/2), pelemahan sembilan hari beruntun. Mengutip Bloomberg pukul 8.14 WIB, rupiah pasar spot ke level 14.088 per dolar AS atau melemah 0,45%.

Analis Kapital Global Investama Alwi Assegaf memproyeksikan rupiah hari ini akan kembali melemah seiring dengan penyebaran virus corona yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda.

Baca Juga: Ini sentimen utama yang menjadi pemberat laju rupiah hari ini

“Memang masih cenderung melemah. Namun, pelemahan rupiah ini kemungkinan bisa diredam asalkan Bank Indonesia (BI) bertindak untuk menstabilkan nilai tukar dengan melakukan intervensi,” kata Alwi kepada Kontan.co.id, Kamis (27/2) kemarin.

Alwi menghitung rupiah akan melemah dan bergerak pada kisaran Rp 13.960-Rp 14.110.

Sementara Head of Economics Research Pefindo Fikri C Permana melihat rupiah justru punya peluang terapresiasi. Dia melihat rupiah akan mampu menguat tipis pada rentang Rp 13.950 per dolar AS-Rp 14.080 per dolar AS.

Baca Juga: Sudah melemah ke Rp 14.025, bagaimana arah rupiah besok?

“Virus corona masih akan menjadi sentimen penekan, namun faktor utama penguatan berasal dari pergerakan indeks dolar yang sudah mulai tertahan. Hal ini seiring dengan risiko di perekonomian AS sendiri,” pungkas Fikri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×