kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.890   8,00   0,04%
  • IDX 6.302   -72,08   -1,13%
  • KOMPAS100 823   -12,50   -1,50%
  • LQ45 627   -6,68   -1,05%
  • ISSI 217   -3,15   -1,43%
  • IDX30 351   -3,41   -0,96%
  • IDXHIDIV20 427   -2,06   -0,48%
  • IDX80 94   -1,35   -1,41%
  • IDXV30 117   -1,05   -0,89%
  • IDXQ30 111   -0,62   -0,56%

UNSP ingin pangkas utang Rp 2 triliun di 2014


Jumat, 13 Desember 2013 / 18:52 WIB
ILUSTRASI. Promo Guardian +1000 Get 2 Pcs Periode 28 Juli-3 Agustus 2022


Reporter: Oginawa R Prayogo | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) menargetkan dapat mengurangi jumlah utang sebesar Rp 2 triliun di tahun depan. Cara yang ditempuh perseroan untuk membayar utang dengan cara menjual aset perusahaan.

Berdasarkan laporan keuangan UNSP per 30 September 2013, jumlah utang perseroan tercatat Rp 12,83 triliun.

Balakrishnan Chandrasekaran, DIrektur Keuangan UNSP mengatakan saat ini perseroan selalu menjalin komunikasi dengan kreditur agar struktur cicilan utang dapat disesuaikan dengan kemampuan perseroan.

“Tahun depan kami berencana turunkan utang sekitar Rp 2 triliun. Kalau utang turun aset juga turun,” katanya usai Paparan Publik di Jakarta, Jumat (13/12). Sayang, dia tidak menyebutkan aset mana yang akan dilepas perusahaan.

Bila rencana anak usaha PT Bakrie Brothers Tbk (BNBR) ini berjalan mulus, maka jumlah utang perseroan akan menyusut menjadi Rp 10,83 triliun di tahun depan.

Sebagai informasi, pada 27 September 2013 lalu, perseroan juga telah mendivestasi seluruh aset PT Guntung Idamanusa sebesar US$ 41,29 juta. Penjualan aset perseroan kepada PT Berkat Sawit Sejati dan PT Mitra Sistra, merupakan salah satu strategi UNSP untuk menjaga rasio keuangan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×