kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Transaksi bursa hanya didominasi oleh 20 broker


Jumat, 19 Februari 2016 / 17:44 WIB


Reporter: Rinaldi Mohamad Azka | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat hanya  20 broker dominasi lebih dari 50% transaksi. Di mana, 17 dari 20 anggota bursa (AB) tersebut merupakan sekuritas hasil joint venture (JV) dengan perusahaan asing, hanya tiga sekuritas yang asli Indonesia. Padahal, total AB di BEI ada 109 Sekuritas.

Alpino Kianjaya, Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa, mengatakan kondisi ini harus segera diperbaiki. Menurutnya, Sekuritas harus dapat memfasilitasi kebutuhan investor.

"Sebagian besar investor masih butuh dibina dan butuh panduan dari analis. Secara teknikal, fundamental bagaimana. AB yang memiliki tenaga riset bagus akan diuntungkan," jelasnya pada KONTAN Jumat (19/2).

Sekuritas harus memahami manajemen resiko itu yang utama. Sistem yang digunakan oleh sekuritas harus baik, termasuk di dalamnya monitoring investor dan pergerakan saham.

Ia mencontohkan, jika sekuritas memberikan fasilitas marjin ke investornya, Sekuritas ini wajib melakukan monitoring terhadap rasio utang dari investor tersebut. Lalu, ketika memiliki sistem yang baik, sistem secara otomatis dapat memberikan peringatan terhadap investor jika sudah terlalu aktif trading di pasar.

Perbedaannya broker asing sudah siap dengan sistem ini. "Broker asing siapkan sistem yang sudah teruji. Lokal pun teruji khususnya yang ada online traders. Perkembangan jumlah investor mereka pun signifikan," paparnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×