kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Tips memilih exchange kripto agar untung dan tak buntung


Kamis, 19 Juli 2018 / 22:23 WIB
ILUSTRASI. BBX Coin


Reporter: Petrus Dabu | Editor: Yudho Winarto

3. Keamanan

Pastikan exchange yang Anda gunakan menggunakan wallet berjenis cold storage. Jenis wallet seperti ini, secara teknis adalah offline, karena tidak terkoneksi dengan jaringan internet. Artinya peretasan sangat sulit dilakukan. Oh ya, ada dua jenis wallet yaitu hot wallet dan cold wallet.

Hot wallet adalah tempat penyimpanan aset atau kripto yang terkoneksi dengan internet (online). Sebaliknya, cold wallet adalah tempat penyimpanan yang tidak terkoneksi sama sekali dengan internet.

Masih terkait keamanan, menurut Vinsen, exchange yang baik harus memiliki fitur 2-factor authentication (2FA), sebagai lapis kedua pengamanan setelah kata sandi ketika masuk ke akun dan melakukan transaksi penarikan (withdraw) dan pengiriman.

Selain itu, juga memiliki fitur e-mail encryption and verification, yang mengharuskan Anda mengonfirmasi setiap transaksi penarikan (withdraw) atau pengiriman.

4. Layanan pelanggan

Interaksi yang lekas dan cepat tanggap dari pengelola exchange adalah penting. Mereka harus memastikan segala permasalahan yang dihadapi pelanggan/investor selesai dengan cepat dan tepat.

5. Biaya transaksi

Besaran biaya transaksi juga harus dipertimbangkan. “Kisaran 0,3% hingga 1% saya kira masih masuk akal,” pungkas Vinsen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×