kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Tertekan Dalam Sepekan, Begini Prediksi Rupiah Pekan Depan


Jumat, 07 Oktober 2022 / 15:59 WIB
ILUSTRASI. Kurs rupiah Jisdor melemah 0,32% hari ini dan 0,09% dalam sepekan ke Rp 15.246 per dolar AS.


Reporter: Aris Nurjani | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kurs rupiah melemah 0,41% ke level Rp 15.251 per dolar Amerika Serikat (AS) pada Jumat (7/1). Dalam sepekan, kurs rupiah spot melemah 0,16%. Sedangkan kurs rupiah Jisdor melemah 0,32% hari ini dan 0,09% dalam sepekan ke Rp 15.246 per dolar AS.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan dolar AS menguat terhadap mata uang lainnya karena investor menunggu data nonfarm payrolls utama AS untuk isyarat lebih lanjut tentang ekonomi AS. Imbal hasil Treasury AS juga turun karena pasar bertaruh bahwa pelemahan laju ekonomi akan mendorong The Fed pada akhirnya melunakkan sikap hawkish.

"Fokus sekarang tepat pada data nonfarm payrolls AS, yang akan dirilis pada hari Jumat. Angka yang mencerminkan kesehatan pasar tenaga kerja ini diperkirakan menurun dari bulan sebelumnya," ucap Ibrahim dalam riset harian, Jumat (7/10). 

Baca Juga: Tak Berdaya, Rupiah Jisdor Melemah ke Rp 15.246 Per Dolar AS pada Jumat (7/10)

Ibrahim mengatakan, ekonomi dunia tengah berada di bibir jurang resesi. Beberapa negara maju telah menunjukkan gejala resesi, termasuk Eropa, Inggris, dan AS. 

Kenaikan inflasi yang sangat tinggi di negara maju, yang diikuti respons kebijakan moneter luar biasa dan likuiditas ketat memacu capital outflow dan volatilitas di sektor keuangan. Dana Moneter Internasional (IMF) menurunkan proyeksi ekonomi global dari 3,6% menjadi 3,2% untuk tahun ini dan dari 3,6% menjadi 2,9% untuk tahun 2023. 

Baca Juga: Utang Masih Aman meski Garuda Lemas

"Kondisi ini akan menekan negara berkembang, termasuk Indonesia. Indonesia bisa berbangga hati tumbuh 5,44% pada kuartal Kedua 2022," kata dia.

Ibrahim memproyeksikan rupiah kemungkinan akan dibuka berfluktuasi tapi ditutup melemah di rentang Rp 15.240 per dolar AS-Rp 15.290 per dolar AS pada Senin (10/10).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×