kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Tambah gerai 7-Eleven, target MDRN tak tercapai


Selasa, 25 Februari 2014 / 17:18 WIB
ILUSTRASI. Pencatatan perdana saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (11/4/2022).


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Sepertinya, kinerja PT Modern Internasional Tbk (MDRN) bakal sedikit terhambat tahun ini. Sebab, pemilik merek gerai 7-Eleven di Indonesia itu tak berhasil membuka semua gerai yang ditargetkannya tahun lalu (2013).

Kesimpulan ini merupakan hasil riset dua analis CIMB Securities Indonesia, Linda Lauwira dan Dewinta Sumartono. Dalam riset itu disebutkan, MDRN sebelumnya memiliki target membuka 50 gerai tahun 2013 lalu, namun yang terealisasi hanya 33 gerai.

"Untuk pertama kalinya dalam lima tahun, MDRN tak mampu menyelesaikan target pembukaan gerai baru," tandasnya di Jakarta, Selasa (25/2).

Penyebab utamanya tidak terpenuhinya target tersebut adalah, tingkat suku bunga acuan yang naik di sepanjang tahun 2013 lalu hingga menyentuh level 7,5%. Memang, selain menggunakan kombinasi kas internal dan sisa hasil rights issue, pinjaman bank sangat dibutuhkan untuk kebutuhan belanja modal yang sebagian besar dialokasikan untuk pembangunan gerai MDRN.

Hingga berita ini diturunkan, manajemen MDRN belum bersedia memberikan konfirmasinya. Tambahan saja, sore ini saham MDRN melemah 5 poin ke level Rp 695 per saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×