Reporter: Yuliana Hema | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Investor perlu menata ulang portofolio di tengah tekanan pasar akibat suku bunga tinggi, kenaikan yield US Treasury dan ketidakpastian ekonomi global.
The Federal Reserve (The Fed) menaikkan suku bunga acuan 25 basis poin menjadi 3,75%–4% dalam FOMC September 2026.
Tekanan turut terasa di pasar domestik. IHSG pada Selasa (22/9/2026) anjlok 1,69% ke 6.277,04, sehingga turun 3,94% dalam sepekan dan 3,81% dalam sebulan.
Di pasar obligasi AS, yield US Treasury 10 tahun sempat mendekati 5% dan berada di 4,93% pada Selasa (22/9) pukul 17.27 WIB.
Kondisi tersebut membuat investor perlu mengutamakan likuiditas dan pengelolaan risiko sebelum mengejar imbal hasil.
Baca Juga: Summarecon (SMRA) Pertimbangkan Refinancing Obligasi di Era Suku Bunga Tinggi
Perencana Keuangan Finansia Consulting Eko Endarto mengatakan, deposito dan reksadana pasar uang dapat menjadi pilihan untuk menjaga likuiditas, dengan emas sebagai diversifikasi.
Untuk saham, peluang masih terbuka secara selektif di sektor energi, kesehatan dan komoditas. “Untuk saat ini, fokus bisa bertahan sudah sangat baik,” ujarnya.
Founder Finansialku Melvin Mumpuni menilai instrumen pendapatan tetap dan aset berisiko rendah menarik di tengah bunga tinggi.
Pasar uang dan SBN ritel jangka pendek berpotensi memberikan imbal hasil 5,5%–6,8% per tahun, sedangkan obligasi korporasi berkualitas sekitar 6,5%–7,2% dalam jangka pendek.
Dalam jangka panjang, potensi imbal hasil pasar uang dan SBN sekitar 5%–6% per tahun, sementara obligasi korporasi berkualitas sekitar 7,5%–10%, termasuk peluang capital gain saat siklus penurunan suku bunga dimulai.
Baca Juga: Menilik Prospek Kinerja Emiten di Era Suku Bunga Tinggi
Untuk saham, Melvin menyarankan pendekatan selektif pada saham defensif dan pembagi dividen, seperti bank berkapitalisasi besar, consumer staples dan telekomunikasi.
Emas juga tetap dapat digunakan sebagai diversifikasi dan lindung nilai terhadap volatilitas rupiah serta risiko geopolitik.














