kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Stok melimpah, harga minyak terus tertekan


Kamis, 12 Februari 2015 / 07:09 WIB
ILUSTRASI. Petugas mencatat jumlah stok beras di gudang Perum Bulog Lebak-Pandeglang, Banten, Senin (14/8/2023). ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/tom.


Sumber: CNBC | Editor: Yudho Winarto

NEW YORK. Harga minyak mentah menetap di bawah US$50 per barel pada Rabu (11/2). Tertekan oleh laporan yang menyatakan stok minyak mentah AS terus naik bahkan mencapai rekor tertinggi. 

Harga minyak mentah pada US$48,84 per barel setelah sempat menyentuh harga tertinggi US$51,14 per barel. Minyak mentah Brent turun US$3 sampai US$54,8 per barel.

Sebelumnya, persedian minyak mentah AS naik 4.868.000 per barel pekan lalu. Para analis memperkirakan persedian minyak mentah AS akan naik 3,7 juta barel dari pekan lalu. Artinya akan menambah rekor tertinggi dia atas 413 juta pada pekan terakhir 30 Januari lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×