kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.677.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.825   -17,00   -0,10%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

SMRA menunda penerbitan obligasi


Jumat, 08 Agustus 2014 / 16:24 WIB
ILUSTRASI. LMAN memperoleh alokasi dana sebesar Rp 25,4 triliun dari kas negara untuk pendanaan lahan proyek strategis nasional (PSN)lman


Reporter: Cindy Silviana Sukma | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

JAKARTA. PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) masih enggan untuk melakukan Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) tahap dua dalam waktu dekat. Meski masa pemilihan umum (pemilu) telah usai, perseroan tampaknya tidak mau terburu-buru menerbitkan surat utang tersebut.

Johanes Mardjuki, Presiden Direktur SMRA mengatakan, pihaknya akan menunggu hasil sidang mengenai gugatan salah satu calon Presiden yang dilayangkan ke Mahkamah Konstitusi (MK) saat ini.

"Kita masih wait and see dan menunggu kondisi benar-benar stabil," ucapnya kepada KONTAN, Jumat (8/8).

SMRA berencana untuk merilis obligasi berkelanjutan tahap dua senilai Rp 1,4 triliun. Obligasi ini akan diterbitkan dalam bentuk obligasi konvensional senilai Rp 950 miliar dan Rp 450 miliar berupa sukuk.

Adapun, penggunaan obligasi ini diperuntukkan sebagai modal perusahaan untuk mengakusisi sejumlah lahan baru bagi cadangan lahan perseroan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×