kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.021   8,00   0,05%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Sinyal hawkish The Fed, IHSG berpotensi menguat


Jumat, 22 September 2017 / 21:06 WIB


Reporter: Tane Hadiyantono | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat tipis 0,09% ke level 5.911,71 pada Jumat (22/9). Penutupan ini melengkapi penguatan IHSG sejak Kamis pekan lalu.

Menurut Raphon Prima, analis NH Korindo Sekuritas, menguatnya IHSG pada akhir pekan ini merupakan imbas dari hasil rapat FOMC yang memberikan kejelasan terkait arah kebijakan the Fed di sisa tahun 2017 ini.

Rapat yang dihadiri oleh petinggi yang bakal menentukan arah proyeksi suku bunga bank Amerika Serikat ini, kemarin akhirnya mengeluarkan sinyal hawkish yang berpotensi meningkatkan sinyal The Fed. "Dengan fakta ini, investor diperkirakan akan dapat fokus melihat sisi fundamental ekonomi domestik," jelas Raphon, kepada KONTAN, Jumat (22/9).

Tak lupa, untuk perdagangan depan, ia mengingatkan sentimen yang bakal dicermati pasar adalah data indeks produksi manufaktur Caixin alias PMI China. Apalagi menginat adanya potensi pelambatan yang dapat terjadi pada negeri Tirai Bambu tersebut.

Sentimen pelambatan ini didukung oleh peringkat Standard & Poor China yang dikoreksi dari AA- menjadi A+. Raphon melihat hal ini menjadi indikasi bahwa laju ekonomi China tengah menyimpan risiko outstanding debt yang cukup signifikan.

Untuk pekan depan, Raphon memperkirakan IHSG bakal melanjutkan tren penguatan dengan kisaran support 5.830-5.832 dan resistance range 5.945-5.950.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×