kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.725.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.773   -6,00   -0,03%
  • IDX 6.502   107,46   1,68%
  • KOMPAS100 842   17,11   2,07%
  • LQ45 639   11,27   1,80%
  • ISSI 229   4,24   1,89%
  • IDX30 356   5,32   1,52%
  • IDXHIDIV20 433   5,05   1,18%
  • IDX80 96   1,89   2,00%
  • IDXV30 121   1,43   1,20%
  • IDXQ30 113   1,57   1,41%

Simak prospek tiga emiten perbankan yang masuk 10 besar big cap?


Rabu, 27 Mei 2020 / 20:42 WIB
ILUSTRASI. Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) saat dibukanya perdagangan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (26/5/2020). IHSG dibuka menguat 32,16 poin atau 0,71 persen ke posisi 4.578,11 pada pukul 09.25 WIB. ANTARA F


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Noverius Laoli

Hal ini menimbang ketidakpastian ekonomi global dan kondisi bisnis yang melesu bersamaan dengan merebaknya Covid-19 serta penghentian sementara aktivitas bisnis.

Selain itu, adanya potensi peningkatan non performing loan (NPL) yang sebagian besar berasal dari BUMN dan pinjaman dari sektor pariwisata. Venny memperkirakan NPL ratio akan naik di kisaran 2.70% - 3.00%.

Venny mengatakan, pada Februari2020, data OJK juga menunjukkan pertumbuhan pinjaman lebih lambat di level 5,93% YoY.

Baca Juga: Saham big cap: Saham ASII naik 4 hari berturut, UNVR turun 3 hari beruntun

“Kami percaya bahwa sektor perbankan masih atraktif. Sektor ini memberikan kontribusi terbesar bagi IHSG yakni 38,69% dari total kapitalisasi pasar,” tulis Venny dalam riset, Kamis (14/5).

MNC Sekuritas mempertahankan rekomendasi netral untuk sektor perbankan dengan rekomendasi beli saham BBCA dengan target harga Rp 28.400, beli saham BBRI dengan target harga Rp 3.200 dan beli saham BMRI dengan target harga Rp 5.100.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×