kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

September, ADRO targetkan raih utang US$ 400 juta


Selasa, 02 Agustus 2016 / 20:56 WIB


Reporter: Narita Indrastiti | Editor: Yudho Winarto

Di proyek listrik, belum lama ini ADRO sudah menuntaskan financial closing untuk proyek pembangkit listrik 2x1.000 MW di Jawa Tengah, di bawah PT Bhimasena Power Indonesia (BPI). BPI adalah konsorsium antara Electric Power Development Co., Ltd. (J-Power), PT Adaro Power (AP), dan Itochu Corporation (Itochu).

Total investasi untuk proyek ini mencapai sekitar US$ 4,2 miliar. BPI akan menjual listrik ke PLN di bawah suatu perjanjian jual beli listrik berjangka waktu 25 tahun sejak rampungnya konstruksi. Perjanjian antara BPI dan PLN telah ditandatangani pada tanggal 6 Oktober 2011 lalu.

Setelah penyelesaian keuangan ini, ADRO kini telah memulai pekerjaan konstruksi di BPI. "Targetnya proyek PLTU Batang akan rampung dalam waktu empat tahun. Kini sedang proses mobilisasi alat untuk konstruksinya," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×