kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.890   8,00   0,04%
  • IDX 6.302   -72,08   -1,13%
  • KOMPAS100 823   -12,50   -1,50%
  • LQ45 627   -6,68   -1,05%
  • ISSI 217   -3,15   -1,43%
  • IDX30 351   -3,41   -0,96%
  • IDXHIDIV20 427   -2,06   -0,48%
  • IDX80 94   -1,35   -1,41%
  • IDXV30 117   -1,05   -0,89%
  • IDXQ30 111   -0,62   -0,56%

Sepanjang Kuartal I, Produksi TBS Sampoerna Agro (SGRO) Turun 3%


Selasa, 28 Mei 2024 / 14:18 WIB
Sepanjang Kuartal I, Produksi TBS Sampoerna Agro (SGRO) Turun 3%
ILUSTRASI. SGRO


Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO) mencatatkan produksi tandan buah segar (TBS) sebesar 382.000 ton di kuartal I 2023. Direktur Utama SGRO, Budi Setiawan Halim mengatakan, produksi TBS Perseroan turun 3% secara tahunan alias year on year (YoY) dan turun 22% secara kuartalan.

Secara rinci, produksi TBS dari kebun inti sebanyak 265.000 ton dan kebun eksternal 117.000 ton di kuartal I 2024.

Produksi dari kebun di Sumatera mengalami koreksi 21% secara tahunan ke 203.000 ton di kuartal I 2024. Hal ini dikarenakan usia pohon sawit di wilayah ini sudah melewati umur prima di 15 tahun.

Sementara produksi dari kebun di Kalimantan naik 33% YoY ke 179.000 ton. Umur tanaman di kebun ini relatif lebih muda dibandingkan kebun Sumatera

Baca Juga: Biaya Operasi Meningkat, Bali United (BOLA) Catatkan Rugi Bersih Rp 3,71 Miliar

“Produksi TBS di kuartal I 2024 sudah mencapai 20% dari target total produksi TBS di tahun ini,” ujarnya dalam RUPST SGRO Tahun Buku 2023, Senin (27/5).

Budi memaparkan, volume produksi CPO SGRO sebesar 80.000 ton di kuartal I 2024, turun 3% YoY. Tingkat ekstraksi CPO konsolidasi sebesar 21,8% di periode tersebut.

Pada kuartal I 2024, volume penjualan CPO SGRO tercatat 77.000 ton. Ini turun 22% YoY dan turun 28% secara kuartalan.

Sementara, harga jual rata-rata CPO SGRO tercatat Rp 11.856 per kilogram di kuartal I 2024. Ini turun 2% YoY, tetapi naik 6% secara kuartalan.

Volume produksi inti sawit (palm kernel/PK) tercatat 19.000 ton, turun 5% YoY. Sejalan, volume penjualan PK juga turun 20% YoY ke 18.000 per ton di kuartal I 2024. 

“Harga jual rata-rata inti PK senilai Rp 5.990 per kilogram, naik 8%,” ungkapnya.

Baca Juga: Dharma Polimetal (DRMA) Targetkan Pertumbuhan 10% pada Tahun 2024

SGRO mengantongi penjualan Rp 1,13 triliun di kuartal I 2024, turun 19,07% dari Rp 1,40 triliun di kuartal I 2023. 

Namun, SGRO mencatatkan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp 100,32 miliar di akhir Maret 2024. Ini naik 30,5% dari Rp 76,22 miliar di akhir Maret 2023.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×