kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.980   67,00   0,37%
  • IDX 5.716   73,01   1,29%
  • KOMPAS100 739   11,51   1,58%
  • LQ45 560   6,77   1,22%
  • ISSI 199   2,31   1,18%
  • IDX30 317   3,07   0,98%
  • IDXHIDIV20 391   1,23   0,32%
  • IDX80 84   1,13   1,36%
  • IDXV30 107   -0,15   -0,14%
  • IDXQ30 102   0,62   0,61%

Senin (1/8), rupiah ditutup perkasa Rp 13.047


Senin, 01 Agustus 2016 / 17:09 WIB


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Tak hanya pasar domestik yang sumringah mengawali perdagangan awal pekan ini. Nilai tukar rupiah pun sentuh level terkuatnya tahun ini di hadapan dollar Amerika Serikat (AS).

Mengacu data Bloomberg, di pasar spot Senin (1/8) rupiah ke level Rp 13.047 per dollar AS atau menguat 0,50% dari penutupan pekan kemarin di Rp 13.112 per dollar AS.

Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) rupiah juga tampak menguat. Pagi ini, kurs JISDOR menunjukkan posisi 13.080 per dollar AS dari posisi akhir pekan lalu di level 13.094 per dollar AS.

Penguatan rupiah didukung melemahnya dollar AS mendekati level terendah dalam sebulan menyusul spekulasi Federal Reserve akan lebih lama menahan kenaikan suku bunga. Pasca laporan produk domestik bruto (PDB) negeri Paman Sam kuartal kedua lebih lemah dari perkiraan analis.

Indeks Bloomberg Dollar Spot sedikit berubah pukul 09:51 waktu London, setelah meluncur 1,3 % pada hari Jumat (29/7) dan menyentuh level terendah Juli. Mata uang AS berada di level US$ 1,1167 per euro. Greenback naik 0,3 % menjadi 102,36 ¥, setelah jatuh 3,1 % pada sesi sebelumnya.

"Angka-angka PDB yang mengecewakan. Pasar mencoba untuk mendapatkan pegangan dari Fed, apakah kana menaikkan atau tidak suku bunga tahun ini,” kata Jane Foley, analis Rabobank International dikutip dari Bloomberg.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×