kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.546.000   -13.000   -0,51%
  • USD/IDR 18.156   -10,00   -0,06%
  • IDX 5.098   -184,26   -3,49%
  • KOMPAS100 656   -29,76   -4,34%
  • LQ45 515   -24,19   -4,48%
  • ISSI 171   -5,38   -3,04%
  • IDX30 289   -13,61   -4,49%
  • IDXHIDIV20 388   -17,40   -4,29%
  • IDX80 76   -3,38   -4,28%
  • IDXV30 108   -4,36   -3,89%
  • IDXQ30 98   -4,24   -4,16%

Selisih Cukai Lebar, Kinerja Emiten Rokok Golongan 1 Terpuruk


Jumat, 20 Mei 2022 / 09:40 WIB
ILUSTRASI. Rokok. 


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Yudho Winarto

Tergerusnya laba bersih emiten rokok Golongan 1 juga dipengaruhi peralihan konsumsi rokok dari produk rokok premium ke produk rokok yang lebih murah yang berada di Golongan 2 dan 3 akibat daya beli masyarakat yang belum sepenuhnya pulih.

Pabrikan golongan 2 dan 3 dalam posisi diuntungkan dengan selisih tarif sebesar 40% lebih rendah dari tarif cukai yang dibayar pabrikan Golongan 1.

Dengan begitu, produsen rokok golongan 2 dan 3 mampu mempertahankan margin profitabilitasnya tanpa harus menaikkan harga jual secara signifikan.

Menurut Fendi, kondisi ini yang menjadi salah satu penyebab kinerja perusahaan rokok pada Golongan  2-3 tidak mengalami penurunan secara signifikan, bahkan beberapa di antaranya cenderung positif.

Pada kuartal I 2022, laba bersih PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM) hanya turun tipis 2,3% menjadi Rp37,68 miliar.  Laba bersih PT Indonesian Tobacco Tbk (ITIC) bahkan naik signifikan hingga 116% menjadi Rp3,79 miliar.

PT Bentoel Internasional Investama Tbk (RMBA), lanjutnya, juga membukukan kinerja positif. Sepanjang kuartal I 2022, untuk pertama kalinya perusahaan mampu membukukan laba bersih Rp 4,29 miliar setelah bertahun-tahun merugi.

Baca Juga: Jelang Delisting, Bentoel (RMBA) Mencatatkan Laba Rp 4,29 miliar di Kuartal I 2022

Di tahun 2022 ini Bentoel resmi turun ke Golongan 2 untuk keseluruhan portfolionya. Pada periode yang sama 2021, RMBA membukukan rugi sebesar Rp 4,1 miliar.

“Bentoel tahun 2022 ini turun ke golongan 2 dan sedang proses delisting. Dengan turun ke golongan 2, COGS-nya tidak terlalu tinggi alias dapat menghemat kewajiban pembayaran cukai sebesar 40%. Ini menjadi kunci membalik kinerja Bentoel yang dalam beberapa tahun belakangan selalu merugi” kata Fendi.

Berdasarkan laporan keuangan, kata dia, beban cukai dan pajak Bentoel kuartal I 2022 tercatat hanya Rp 686,4 miliar, turun lebih dari 38% dibandingkan kuartal I 2021 sebesar Rp 1,11 triliun.

Menurut Fendi, tren merosotnya kinerja pabrikan Golongan 1 ini perlu jadi perhatian. Semakin besarnya beban cukai pabrikan Golongan 1 akan mendorong pertumbuhan penjualan rokok murah dari perusahaan rokok Golongan  2 dan 3.

“Jika ini tidak berubah maka dalam jangka panjang era rokok murah akan terus berlanjut, sementara emiten pabrikan Golongan 1 bisa habis,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×