kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Sejak awal tahun ada 24 saham yang baru IPO, simak saran analis


Kamis, 09 April 2020 / 20:12 WIB
ILUSTRASI. Layar perdagangan saham Bursa Efek Indonesia


Reporter: | Editor: Noverius Laoli

Di lain sisi, market maker juga mempunyai kendali atas pergerakan saham-saham ini. “Ketika market maker masih menjaga pergerakkan, tekanan jual tidak begitu banyak karena mungkin sedikit percaya akan prospek,” katanya pada Kontan, Kamis (9/4).

Meski mengalami kenaikan harga saham, ia mengatakan, dari segi prospek emiten-emiten ini juga masih menghadapi tantangan di tengah pandemi Covid-19.

Baca Juga: Perdana melantai di BEI, saham Aesler Grup (RONY) melesat 35%

Bagi pelaku pasar yang menyukai saham-saham baru IPO, Sukarno menyarankan untuk tetap berhati-hati serta memilih saham-saham yang masih mampu bertumbuh, dan tetap memperhatikan tingkat likuiditas hariannya.

Yang tak kalah penting, investor perlu menjauhi saham-saham dengan tingkat fluktuatif yang tinggi.

Sukarno merekomendasikan investor hanya sebatas mengoleksi saham-saham anyar untuk trading jangka pendek pada saat ini. Pasalnya, pelaku pasar harus lebih dulu menunggu hasil kinerja ke depannya.

“Karena dianggap spekulasi jika kita tidak memahami keadaan emitennya,” pungkasnya.

Baca Juga: Cahaya Bintang Medan (CBMF) peroleh Rp 60 miliar dari IPO

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×