kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Samuel Sekuritas: Transaksi saham sebaiknya jangan melalui e-commerce


Jumat, 25 Januari 2019 / 19:53 WIB

Samuel Sekuritas: Transaksi saham sebaiknya jangan melalui e-commerce


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) pada kuartal kedua tahun 2019 berencana menerapkan simplifikasi pembukaan rekening efek. Nantinya pembukaan rekening efek dapat dilakukan hanya dalam hitungan jam saja tanpa perlu bertatap muka langsung dengan pihak perusahaan sekuritas alias secara online.

Selain itu akan ada kemungkinan pula transaksi saham bisa dilakukan melalui e-commerce layaknya reksadana saat ini.

Tujuan dari simpifikasi pembukaan rekening efek ini tidak lain adalah untuk meningkatkan jumlah investor pasar modal di Tanah Air.

Asal tahu saja, jumlah investor pasar modal yang tercatat melalui nomor tunggal identitas investor atau single investor identification (SID) yang diterbitkan oleh Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) saat ini baru mencapai 1,61 juta orang. Dari jumlah tersebut hanya 850.000 orang saja yang tercatat sebagai investor saham.

Vice President Samuel Sekuritas Muhammad Alfatih mendukung langkah BEI mempermudah masyarakat mengakses pasar modal dengan melakukan simplifikasi pembukaan rekening efek. Karena langkah tersebut tentu akan sangat membantu perusahaan sekuritas dalam memperluas basis nasabah.

"Tetapi sebaiknya tetap menjaga faktor kehati-hatian juga seperti know your client (KYC) dan aturan tentang pencucian uang atau money laundry," kata dia ketika dihubungi oleh Kontan.co.id Jumat (25/1)

Lalu mengenai transaksi saham yang nantinya bisa dilakukan melalui e-commerce, Alfatih menilai seharusnya rencana itu dipertimbangkan kembali oleh BEI. Dia bilang seharusnya BEI bisa memperkuat fasilitas online trading yang sudah dipunyai oleh banyak sekuritas.

"Selain itu, transaksi saham adalah transaksi yang penuh dengan aturan ketat sehingga harus diatur dan dilakukan oleh profesional yang punya lisensi, juga ada faktor pengawasan terhadap etika disini, serta rawan manipulasi" ungkap dia.

Ketika disinggung mengenai kesiapan Samuel Sekuritas terkait simplifikasi pembukaan rekening efek, Alfatih menyatakan pihaknya siap dengan segala regulasi dari BEI, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), maupun pemerintah yang nantinya akan mengatur proses tersebut.

Kesiapan tersebut juga berlaku pada perangkat teknologi informasi (TI) yang dimiliki oleh perusahaan sekuritas yang dahulu bernama Infiniti Investama ini.

"Samuel Sekuritas sudah menyiapkan sejak lama perangkat teknologi untuk online trading dengan brand STAR (Samuel Trading Active Realtime), sejak tahun 2002," pungkas Alfatih.


Reporter: Rezha Hadyan
Video Pilihan

Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0013 || diagnostic_api_kanan = 0.0023 || diagnostic_web = 0.1786

Close [X]
×