kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Saham-saham energi menjadi vitamin Wall Street


Kamis, 29 Agustus 2013 / 06:01 WIB
Saham-saham energi menjadi vitamin Wall Street
ILUSTRASI. JOMO (Joy Of Missing Out) adalah kebahagiaan yang dirasakan tanpa ada ketakutan untuk ketinggalan sesuatu trend.


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

NEW YORK. Mayoritas saham yang diperdagangkan di bursa AS ditutup menguat tadi malam (28/8). Data yang dihimpun Bloomberg menunjukkan, pada pukul 16.00 waktu New York, indeks Standard & Poor's 500 naik 0,3% menjadi 1.634,96. Sedangkan indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,3% menjadi 14.824,51.

Pergerakan sejumlah saham big cap turut mempengaruhi Wall Street. Beberapa di antaranya yakni: Chevron Corp dan Exxon Mobil Corp yang melompat melebihi 2,3%. Lalu, ada saham TiVo Inc yang naik 5,6% dan Joy Global Inc turun 4,7%. Sementara, PulteGroup Inc dan DR Horton Inc turun setidaknya 1,2%.

Kenaikan bursa AS kali ini terkerek oleh kenaikan harga saham-saham energi. Meski demikian, pelaku pasar tetaop mengamati perkembangan terakhir di Suriah.

"Kita melihat adanya sedikit perbalikan arah dari aksi yang sangat buruk kemarin (27/8). Kemungkinan sudah mulai ada kesempatan untuk kembali membeli setelah terjadi aksi jual. Investor cukup bijaksana untuk mengambil keuntungan dari kondisi ini," jelas Walter Todd, chief investment officer Greenwood Capital Associates LLC diSouth Carolina.

Sekadar tambahan informasi, kemarin indeks S&P 500 turun 1,6% ke posisi terendah sejak 3 Juli. Salah satu faktor penyebabnya adalah kecemasan mengenai kemungkinan terjadinya serangan AS terhadap Suriah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

[X]
×