kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   -38.000   -2,09%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Saham penghuni Indeks LQ45 ini punya PER rendah, mana yang menarik dibeli?


Rabu, 13 Oktober 2021 / 21:42 WIB
Saham penghuni Indeks LQ45 ini punya PER rendah, mana yang menarik dibeli?
ILUSTRASI. Saham penghuni Indeks LQ45 ini punya PER rendah, mana yang menarik dibeli?


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Noverius Laoli

Berdasarkan PE band valuation selama 3 tahun, didapat fair price saham INDF sebesar Rp 9.700 dengan potensial upside 43.35% terhitung per  Rabu (13/10).

Analis Henan Putihrai Sekuritas Steven Gunawan menilai, saham ERAA masih cukup atraktif. Salah satunya didukung dengan valuasi ERAA yang cukup murah.  Meskipun  saham ERAA sudah menguat 37,50% secara year-to-date (ytd), price/earnings (P/E) ERAA saat ini masih di bawah rata-ratanya dalam lima tahun terakhir.

“Masih ada potensi keuntungan yang bisa diambil dari potensi kelanjutan kenaikan harga saham ERAA,” kata Steven saat dihubungi Kontan.co.id, Rabu (13/10).

Steven mengekspektasikan top-line dan bottom-line ERAA di kuartal III-2021 akan in-line dengan proyeksi yang dipasang. Begitu juga proyeksi kinerja ERAA secara full-year yang dinilai akan sejalan (inline) dengan proyeksi.

Baca Juga: Dibayangi data ekonomi dan kebijakan pemerintah AS, simak proyeksi IHSG Kamis (14/10)

Di tahun ini, ERAA diproyeksi akan membukukan pendapatan senilai Rp 42,04 triliun dengan laba bersih senilai Rp 1,01 triliun.

Steven menyebut, hal inilah yang menyebabkan harga saham ERAA mulai merangkak naik.”Karena sentimen/ ekspektasi pelaku pasar mendahului harapan positif atas kinerja keuangannya,” sambung dia.

Penjualan  ERAA di pengujung tahun ini juga ditopang peluncuran sejumlah produk gadget teranyar seperti Samsung Galaxy Z Flip3, iPhone 13, Xiaomi Redmi 10, dan Realme GT ME.

Selama masa pembatasan aktivitas mall, ERAA memang sudah berusaha berinovasi dengan mengombinasikan penjualan secara offline dan online. Program ini disebut ERAA's New Shopping Way.

Namun, Steven  menyebut penjualan gadget akan lebih maksimal jika masyarakat melihat (menguji coba) gadget-nya secara langsung. Dus, pembukaan mall dan pusat perbelanjaan akan berdampak positif bagi penjualan gawai ERAA. Henan Putihrai Sekuritas merekomendasikan beli saham ERAA dengan target harga Rp 800.

Selanjutnya: Bank Mandiri salurkan pembiayaan ke sektor UMKM hingga Rp 114,58 triliun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×