Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Harga emas bergerak naik dan bertahan di dekat level tertinggi dalam tujuh pekan. Penguatan ini didorong momentum bullish dan kekhawatiran investor tertinggal dari kenaikan harga atau fear of missing out (FOMO).
Mengutip Reuters, Senin (10/8), harga emas spot naik 0,4% menjadi US$ 4.356,79 per ons pada pukul 13.15 waktu setempat. Harga emas sempat menyentuh US$ 4.371,63 per ons pada Jumat, level tertinggi sejak 17 Juni.
Sementara itu, kontrak berjangka emas AS naik 0,4% menjadi US$4.416 per ons. "Momentum teknikal emas saat ini cukup kuat secara keseluruhan," kata Bob Haberkorn, ahli strategi pasar senior di StoneX.
Baca Juga: Harga Emas Bertahan di Level Tinggi, Pasar Menanti Data Inflasi AS
Pergerakan emas juga mendapat dukungan dari China. Bank sentral China meningkatkan pembelian emas pada Juli dengan menambah emas batangan ke cadangannya dalam jumlah terbesar sejak Oktober 2023.
Investor kini mencermati data inflasi Amerika Serikat (AS) yang akan menjadi petunjuk arah kebijakan Federal Reserve. Data harga konsumen (CPI) Juli akan dirilis Rabu, disusul data harga produsen (PPI) pada Kamis.
Ekonom yang disurvei Reuters memperkirakan CPI Juli naik 3,4% secara tahunan, melambat dari 3,5% pada Juni. "Data CPI akan menjadi penting," kata Jim Wyckoff, analis pasar di American Gold Exchange.
Menurut CME FedWatch Tool, trader memperkirakan peluang kenaikan suku bunga sebesar 50% pada September dan 81% pada Desember. Suku bunga tinggi cenderung menekan daya tarik emas karena aset tersebut tidak memberikan imbal hasil.
Baca Juga: Harga Emas Rebound Jumat (13/2) Pagi, Pasar Menanti Data Inflasi AS
Di sisi lain, Iran mengatakan hampir mencapai kesepakatan final dengan Oman untuk menetapkan jalur pelayaran baru melalui Selat Hormuz. Namun, Iran menegaskan Amerika Serikat harus memenuhi sejumlah syarat sebelum jalur strategis tersebut dibuka kembali.
Untuk logam mulia lainnya, harga perak spot naik 2,3% menjadi US$65,03 per ons. Platinum turun 0,1% menjadi US$1.743,05, sedangkan paladium naik 0,2% menjadi US$1.380,68 per ons.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
