kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.788.000   -12.000   -0,43%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Saham HUMI Terbang Ratusan Persen dan Kena Suspensi BEI, Analis Ingatkan Hal Ini


Jumat, 29 Agustus 2025 / 03:19 WIB
Diperbarui Jumat, 29 Agustus 2025 / 03:21 WIB
Saham HUMI Terbang Ratusan Persen dan Kena Suspensi BEI, Analis Ingatkan Hal Ini
ILUSTRASI. BEI menghentikan sementara perdagangan saham PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI) dan Waran Seri I HUMI-W mulai Kamis (28/8).


Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI) dan Waran Seri I HUMI-W mulai Kamis (28/8). 

Suspensi ini berlaku di seluruh pasar, baik reguler maupun tunai, sebagai langkah cooling down untuk melindungi investor.

BEI menyatakan, suspensi dilakukan agar pelaku pasar memiliki waktu mempertimbangkan secara matang keputusan investasinya. 

Langkah ini muncul setelah saham HUMI mencatat kenaikan signifikan, yakni melonjak 130% dalam sepekan dan 206,67% dalam sebulan. Sejak awal tahun, saham HUMI bahkan sudah terbang 268% alias year to date (YTD).

Lonjakan harga di tengah isu delisting induk usaha

Menariknya, reli saham HUMI terjadi bersamaan dengan rencana delisting induknya, PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk (HITS), yang memegang 76,5% saham HUMI berdasarkan data RTI. 

HITS sebelumnya telah mengumumkan rencana go private melalui tender sukarela yang akan dilakukan oleh PT Joyo Agung Permata (JAP).

Baca Juga: Saham JARR Tercatat Melonjak 437% YTD, Cek Rekomendasi Analis

Selain itu, HUMI baru saja melaporkan perubahan komposisi pemegang saham. PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK) melepas 96,49 juta saham atau setara 0,53% kepemilikan melalui bursa pada 27 Agustus 2025. Porsi kepemilikan HTK pun berkurang menjadi 6,55%, sementara kepemilikan publik meningkat menjadi 16,95%.

Analis: kenaikan lebih ke faktor spekulatif

Investment Analyst Edvisor Profina Visindo, Indy Naila, menilai lonjakan saham HUMI lebih digerakkan sentimen spekulatif dibandingkan fundamental.

“Apalagi, hal ini terjadi di tengah isu delisting induknya,” kata Indy kepada Kontan, Kamis (28/8).

Senada, Analis Korea Investment & Sekuritas Indonesia, Muhammad Wafi, menambahkan bahwa ketika HITS mengumumkan rencana go private, manajemen sempat mendorong pemegang saham untuk mengalihkan portofolio ke HUMI.

“Anak usaha inti yang akan menjadi penggerak usaha grup ke depan,” ujarnya.

Baca Juga: Sentimen IPO Dorong Saham MDKA Masuk Top Gainers LQ45 Selama Dua Hari


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×