kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   -20.000   -0,75%
  • USD/IDR 18.125   38,00   0,21%
  • IDX 6.024   99,47   1,68%
  • KOMPAS100 786   15,06   1,95%
  • LQ45 601   11,40   1,93%
  • ISSI 207   3,01   1,48%
  • IDX30 340   6,30   1,89%
  • IDXHIDIV20 422   8,63   2,09%
  • IDX80 90   1,77   2,01%
  • IDXV30 114   1,69   1,51%
  • IDXQ30 109   1,78   1,66%

Saham emiten CPO berpeluang naik, saham apa saja yang layak koleksi?


Senin, 20 Januari 2020 / 07:45 WIB
Petani sawit mengangkut hasil kebun mereka untuk dibawa ke lokasi loading Terima Buah Sawit (TBS) di Desa Semoi III, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Rabu (28/8/2019). Banyak sentimen positif, harga CPO tahun ini dipredik


Reporter: Muhammad Kusuma | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Permintaan minyak kelapa sawit atawa crude palm oil (CPO) yang berangsur meningkat di pasar global maupun di pasar domestik diperkirakan menggerek harga CPO. Ujungnya berdampak positif bagi saham emiten CPO yang diprediksi bakal bullish.

Tercapainya kesepakatan dagang tahap pertama antara Amerika Serikat (AS) dan China menjadi sinyal positif membaiknya permintaan CPO global. Kemudian potensi peningkatan impor CPO dari India juga turut menambah sentimen positif bagi saham emiten sawit.

Baca Juga: Cisadane Sawit (CSRA) Maksimalkan Momentum Kenaikan Harga CPO

Dari dalam negeri, program pencampuran biodiesel 30% atau B30 yang akan diterapkan tahun ini juga menambah sentimen positif bagi perusahaan minyak sawit.

Analis Lotus Andalan Sekuritas Sharlita Malik pun menaikkan rating saham CPO menjadi overweight. Dari sekian banyak saham sektor CPO, Sharlita merekomendasikan saham PT Astra Agro Lestari tbk (AALI). Dia merekomendasikan beli dengan target harga Rp 15.000 per saham.

Alasannya, produksi AALI tahun ini berpotensi meningkat hingga 13,5% yoy. Menurutnya, peningkatan produksi AALI didorong oleh dua hal yakni, pertama produksi Tandan Buah Segar (TBS) diperkirakan meningkat dari perkebunan inti dan plasma.

Baca Juga: Harga minyak dibayangi sentimen sesaat

"Meningkat lebih dari 4,9% yoy seiring FFB yield yang naik 4%" jelasnya pada kontan.co.id Minggu (19/1).




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×